Politik dan Pemerintahan

Reses Rimaniar Julindra di Bentas, Warga Soroti Lampu Jalan, Bansos hingga Modal UMKM

4
×

Reses Rimaniar Julindra di Bentas, Warga Soroti Lampu Jalan, Bansos hingga Modal UMKM

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 180556 194 scaled
0-4096x3072-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:1759840640641544;appts:1788253556194;uid:0;qlty:1;illum:2 scene:50 humanIn:6;

Ambon, Dharapos.com – Berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat kembali mencuat dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rimaniar Julindra, bersama warga RT 001, RT 002 dan RT 003/RW 04 Benteng Atas (Bentas), Kota Ambon, Selasa (1/9/2026).

Reses tersebut berlangsung berbeda karena Rimaniar tidak hadir sendiri. Ia didampingi langsung Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath bersama istrinya, Rohani Vanath dan juga Anggota DPRD Kota Ambon, Jacoba Lekahena. Kehadiran pimpinan daerah itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Salah seorang warga menyoroti kondisi penerangan jalan di lingkungan mereka. Minimnya lampu jalan dinilai cukup menyulitkan, terutama bagi para orang tua yang harus beraktivitas atau berjalan pada malam hari.

IMG 20260901 165704 603 scaled

“Kalau malam jalan gelap. Orang tua juga kesulitan kalau mau berjalan. Kami berharap lampu jalan bisa menjadi perhatian,” ungkap warga tersebut.

Selain penerangan, warga juga meminta perhatian terhadap para penyapu jalan yang selama ini bekerja di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perlengkapan kerja, khususnya mantel hujan, sehingga para petugas tetap dapat bekerja dengan aman ketika hujan turun.

Aspirasi lain yang cukup menonjol datang dari para pelaku UMKM. Warga meminta adanya dukungan bantuan modal usaha, mengingat sebagian besar ibu-ibu di lingkungan tersebut menjalankan usaha kecil-kecilan untuk membantu menopang ekonomi keluarga.

“Kami berharap ada bantuan modal untuk UMKM. Hampir semua ibu-ibu di sini ada yang berjualan kecil-kecilan. Kalau ada bantuan modal, tentu sangat membantu untuk mengembangkan usaha,” ujar warga.

IMG 20260901 180834 692 scaled

Tak hanya itu, persoalan bantuan sosial (bansos), khususnya bantuan beras, turut dikeluhkan. Warga menilai masih terdapat masyarakat yang seharusnya menerima bantuan namun justru tidak mendapatkannya. Bahkan, proses pengurusan bantuan dinilai masih menyulitkan karena warga harus memenuhi berbagai persyaratan administratif.

“Kadang ada warga yang memang layak menerima, tetapi tidak dapat. Ada juga yang merasa dipersulit dengan pengurusan ini dan itu,” keluh warga.

Persoalan air bersih juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat memastikan kebutuhan dasar tersebut benar-benar terpenuhi secara merata.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rimaniar Julindra mengatakan seluruh masukan masyarakat merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat dan akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD Provinsi Maluku.

IMG 20260901 164855 057 scaled

Ia menegaskan, reses bukan sekadar agenda bertemu masyarakat, tetapi menjadi ruang untuk mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan.

“Semua yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan kami. Saya tentu tidak ingin aspirasi masyarakat hanya berhenti pada pertemuan ini,” kata Rimaniar.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang disampaikan warga membutuhkan koordinasi lintas sektor dan pemerintahan. Karena itu, kehadiran Wakil Gubernur Maluku dalam reses tersebut menjadi momentum penting agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat diketahui secara langsung oleh pemerintah provinsi.

Rimaniar berharap aspirasi terkait penerangan jalan, perlindungan bagi petugas penyapu jalan, penguatan UMKM, penyaluran bansos yang tepat sasaran hingga pemenuhan kebutuhan air bersih dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.

“Kita berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat ini bisa ditindaklanjuti. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan dan program yang benar-benar menjawab kebutuhan mereka,” tandasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *