Utama

Kasdam Wawan Tegaskan Pembangunan di Sungai Waitomu Tak Langgar Aturan

7
×

Kasdam Wawan Tegaskan Pembangunan di Sungai Waitomu Tak Langgar Aturan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260929 095036 416 scaled
Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko

Ambon, Dharapos.com – Persoalan pembangunan fasilitas di sepanjang aliran Sungai Waitomu, kawasan Pasar Mardika, Kota Ambon, yang dilakukan Kodam XV/Pattimura, khususnya terkait perizinan, mendapat penjelasan dari pihak Kodam.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menegaskan, Kodam tidak akan melakukan pembangunan yang bertentangan dengan ketentuan hukum maupun aturan yang berlaku.

as

“Yakinlah bahwa Pangdam akan selalu patuh dan taat dengan aturan hukum. Kita tidak akan langgar. Sesuai yang kita lakukan pasti sesuai dengan undang-undang dan aturan-aturan,” tegas Kasdam Wawan dalam silaturahmi bersama insan pers Maluku di Lounge Petarung, Makodam XV/Pattimura, Ambon, Senin (29/9/2026).

Menurutnya, pembangunan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat, menata kawasan sekitar Pasar Mardika serta meningkatkan UMKM masyarakat.

Karena itu, pihaknya menyayangkan apabila upaya tersebut justru dinilai sebagai tindakan yang tidak mengindahkan aturan.

“Kita sedih, tujuan kita untuk membantu masyarakat, tapi kita diklaim tidak tahu aturan dan menabrak aturan,” ujarnya.

Kasdam menjelaskan, salah satu fasilitas yang dibangun adalah jembatan untuk mendukung akses masyarakat. Terkait pembangunan tersebut, proses perizinan telah diajukan dan saat ini pihaknya masih menunggu proses dari pemerintah pusat.

“Tujuan kita bangun jembatan, proses perizinan sudah kita lakukan, tinggal tunggu dari pusat,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa Kodam XV/Pattimura merupakan institusi yang tetap berpegang pada ketentuan hukum dalam setiap pelaksanaan pembangunan.

“Kita bukan institusi yang melanggar hukum. Kita selalu patuh terhadap ketentuan,” tegasnya.

Menurut Kasdam, pembangunan Maluku tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah maupun seluruh komponen masyarakat.

“Membangun Maluku tidak hanya TNI. Ada polisi dan pemerintah, dan setiap komponen. Kalau kita bersinergi, akan maju Maluku ini,” katanya.

Terkait perizinan, jenderal TNI dengan pangkat satu bintang di pundak itu menyebut seluruh dokumen yang diperlukan telah diajukan, baik pada tingkat pemerintah kota maupun provinsi.

Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah pusat melalui balai sungai.

“Izin sebagai payung, semua sudah kita ajukan perizinannya. Baik kota dan provinsi mendukung. Kita laksanakan koordinasi dan komunikasi juga dari pusat melalui balai sungai,” jelasnya.

Ia mengatakan, dalam proses tersebut terdapat sejumlah kriteria dan ketentuan teknis yang disampaikan pemerintah pusat. Ketentuan itu kini sedang dipenuhi secara paralel oleh pihak Kodam.

Salah satunya menyangkut penataan dan normalisasi aliran sungai. Kodam juga melakukan pengangkatan sampah serta menyesuaikan penanganan terhadap kondisi air pasang berdasarkan arahan pemerintah pusat.

“Kita normalisasikan sungainya, sampah kita angkat. Air pasang kita sesuaikan sesuai arahan dari pusat,” ujarnya.

Selain itu, struktur jembatan juga diperkuat untuk memastikan fasilitas tersebut tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kekuatan jembatan kita perkuat struktur agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Permintaan dari pusat kita lakukan,” katanya.

Dirinya memastikan proses tersebut tetap berjalan dengan mengacu pada hasil koordinasi dan persetujuan dari pemerintah pusat, termasuk memenuhi sejumlah persyaratan yang diberikan.

“Dari atas sudah acc dengan ada sejumlah ketentuan yang saat ini kita penuhi secara paralel,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko hadir menyampaikan sambutan mewakili Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto. Kegiatan silaturahmi bersama insan pers Maluku itu mengusung tema “Sinergi Bersama Membangun Maluku”.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam menegaskan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, sekaligus turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan media perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka serta kesamaan visi dalam menyajikan informasi kepada publik.

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam membangun opini publik yang positif. Karena itu, kita perlu bersama-sama menyampaikan informasi yang benar, berimbang dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko.

Selain berperan dalam penyampaian informasi, insan media juga diharapkan dapat ikut mengangkat dan mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Maluku, baik di bidang pariwisata, ekonomi, budaya maupun potensi daerah lainnya.

Kodam XV/Pattimura, lanjutnya, terbuka untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan insan media. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam menciptakan suasana yang aman, kondusif serta mendukung pembangunan di wilayah Maluku.

Melalui silaturahmi ini, Kodam XV/Pattimura berharap hubungan kemitraan dengan insan media semakin kuat sehingga informasi yang diterima masyarakat dapat memberikan manfaat sekaligus mendorong semangat bersama dalam membangun Maluku.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *