Langgur,
Dharapos.com – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Maluku terus
melakukan berbagai terobosan.
Kali ini, organisasi
tersebut akan menjadikan Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)
sebagai ikon panjat tebing alam.
“Mengingat
kedua wilayah itu memiliki potensi alam yang menjanjikan,” demikian Ketua Umum
Pengcab FPTI Tual Mohamad Din Zaitun Sether menegaskan hal itu saat pelantikan pengurus
cabang Kota Tual di Pendopo Yarler, Senin (14/6/2021).
Menurutnya,
olahraga panjat tebing punya beberapa varian dan salah satunya adalah panjat
tebing pariwisata.
Varian ini sangat
cocok untuk dijadikan ikon panjat tebing alam di kedua daerah itu.
“Alhamdullilah
Tual dan Maluku Tenggara diproyeksikan dalam program federasi dan Insya Allah
akan dijadikan ikon panjat tebing alam,” sambugnya.
Diakui Din, hal tersebut menjadi kebanggaan
tersendiri bagi daerah. kendati
demikian, dibutuhkan dukungan, konsolidasi dan kerja sama yang baik terutama
dengan pihak Pemerintah daerah dalam rangka perwujudan cita-cita tersebut.
Din juga
berharap, dengan kerja sama dan penerimaan yang sudah ditunjukkan pemerintah
daerah terhadap FPTI, akan ada sinergitas bersama dalam membangun Kota Tual
terutama membangun kualitas manusia lewat olahraga panjat tebing.
“Ini juga
bagian dari promosi pariwisata karena potensi wisata di Tual mempunyai spot atau
tebing-tebing alam yang bisa dijadikan tempat berwisata. Semoga ke depan bisa
dimanfaatkan secara maksimal,” harapnya.
Saat yang
sama, Ketua Umum FPTI Maluku, Rovi Akbar Afifudin, SE turut mempertegas
pernyataan Din.
Menurutnya,
FPTI punya jaringan yang cukup kuat terkait dengan promosi-promosi pariwisata
lewat Ketua Umum FPTI, Yenny Zanuba Wabid.
Afifudin
menegaskan, proyeksi menjadikan Tual-Malra sebagai ikon panjat tebing alam
tidak berangkat dari sebuah kekosongan.
Menurutnya,
cita-cita dan usulan itu disampaikan sesudah pihaknya mengerti dan menyiapkan
rencana kerja perwujudannya.
“Nanti saya
akan kirim tim dari FPTI Maluku, sama-sama dengan teman-teman di Kota Tual dan
Malra. Kita akan survei tebing-tebing alam yang ada di Kota Tual dan Malra.
Agar kita bisa mempersembahkan sesuatu kepada pemerintah, jadi kita simbiosis
mutualis,” pungkasnya.
(dp-52)













