![]() |
| Anggota DPR RI, Mercy Ch. Barends, ST saat menjadi pembicara dalam seminar WKRI Cabang Saumlaki |
Saumlaki, Dharapos.com
Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Saumlaki, menggelar seminar sehari dengan mengusung tema “Perempuan dan Politik”.
Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Maluku Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Ch.Barends, ST dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan dimaksud.
Perlu diketahui, Barends dalam beberapa hari ini melakukan kunjungan kerja dalam rangka menyerap aspirasi di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Kegiatan yang berlangsung di gedung kesenian Saumlaki itu, dibuka secara resmi oleh Wakil Uskup Wilaya Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya, yang diwakili oleh Pastor Matheis Bwariat,Pr.
Ketua WKRI Cabang Saumlaki, Ny. Welly Oratmangun dalam laporannya mengatakan seminar yang dilaksanakan itu merupakan salah satu program kerja yang sejalan dengan program nasional WKRI dari 6 program lainnya.
Yakni, peningkatan kualitas organisasi, peningkatan ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan masyarakat dan pendidikan politik berbangsa dan bernegara serta menyikapi dinamika politik di masyarakat melalui pendidikan politik bagi pemilih maupun keikutsertaan dalam mendukung keterwakilan 30 persen perempuan dalam legislatif dan dalam jabatan publik lainnya.
Sebagai organisasi perempuan di negeri ini, WKRI Cabang Saumlaki memandang penting untuk melakukan pendidikan politik bagi kaum perempuan melalui seminar sehari dengan menghadirkan narasumber yakni Ny. Mercy Barends, ST yang adalah anggota DPR RI dengan pengalaman yang sudah mumpuni di bidang politik.
![]() |
| Sejumlah organisasi peserta seminar |
“Kami berharap agar kegiatan seminar ini sangat bermanfaat bagi kita semua, untuk membuka pemahaman kita tentang peran perempuan dalam politik,” ungkapnya.
Pastor Matheis Bwariat,Pr – dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dipandang penting teristimewa untuk menyadarkan kaum wanita dalam proses kehidupan bersama di negeri ini.
Kaum wanita, menurutnya, memiliki martabat yang sama dengan kaum pria, sehingga dengan begitu kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat kaum wanita untuk turut serta dalam proses pembangunan di negeri ini yang dimulai dari keluarga.
“Di dalam Gereja Katolik, wanita selalu diakui karena merekalah yang pertama menyaksikan kebangkitan Tuhan. Kaum wanita sungguh-sungguh membuka jalan bagi kehidupan manusia, atau melalui wanita maka kehidupan itu ada. Dengan demikian, tunjukanlah dirimu sebagai orang-orang yang memperjuangkan kehidupan, selalu dan senantiasa mau berproses dalam prospek kehidupan manusia, membangun suasana yang baik demi terciptanya kehidupan yang berkenan di tengah-tengah masyarakat,” urai Pastor Bwariat yang adalah pastor paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat itu.
Sejumlah pengurus dan anggota WKRI se Kecamatan Tanimbar Selatan. Juga turut hadir, organisasi perempuan di lingkup Pemkab MTB, organisasi Perempuan TNI dan Polri, Organisasi Orang Muda Katolik (OMK).
Perwakilan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Saumlaki pun turut diundang.
(dp-18)














