Ambon, JendelaMaluku – Pemerintah Negeri Laha terus melakukan pembenahan kawasan Lahasuang Titang Amerika sebagai salah satu ruang publik yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat setempat.
Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, mengatakan penataan kawasan tersebut telah dilakukan sekitar tiga bulan terakhir bersama unsur pemuda dan masyarakat.
“Ini sudah semenjak tiga bulan yang lalu. Alhamdulillah, beta sebagai raja dan ada salah satu kepala pemuda, yakni Suleiman Mewar, mencoba bagaimana caranya supaya tempat ini ketong benahi dan ketong fokus kepada seluruh UMKM yang ada di Negeri Laha,” ujarnya kepada Wartawan di Ambon, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, kawasan tersebut kini semakin ramai dikunjungi masyarakat dari Kota Ambon, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM Negeri Laha untuk meningkatkan pendapatan.

“Beta fokus supaya UMKM yang ada di Negeri Laha bisa langsung menikmati keuntungan dari masyarakat yang dari kota datang ke sini,” katanya.
Pembenahan dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan area parkir hingga penambahan fasilitas bagi pengunjung. Pemerintah negeri juga berencana menambah tempat makan dan fasilitas pembakaran ikan, mengingat jumlah pengunjung yang datang cukup banyak.
“Jujur, di setiap Sabtu, Minggu, atau hari libur banyak pengunjung yang datang di tempat ini, tetapi kekurangan tempat duduk untuk makan. Bahkan ada kekurangan tempat bakar ikan. Makanya, alhamdulillah, inisiatif beta sebagai raja dan kepala pemuda, beta mengajak ketong, mari ketong bikin banyak-banyak,” tuturnya.
Selain pembenahan secara swadaya, kawasan tersebut juga mendapat dukungan melalui program CSR Pertamina berupa bantuan lampu tenaga surya atau solar cell.
“Ini contoh juga ada dari program Pertamina yang beri bantuan terkait dengan lampu solar cell yang sementara dipasang di sana. Supaya di malam hari semua wilayah Lahasuang Titang Amerika ini terang,” jelasnya.
Muhammad Yasir berharap Lahasuang Titang Amerika dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dari pagi hingga malam, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan perputaran ekonomi di Negeri Laha.
“Beta rencana dari pagi sampai malam itu tempat ini jadi rame, supaya perputaran perekonomian masyarakat di Negeri Laha itu tambah meningkat,” pungkasnya.
(dp-53)













