Utama

Puncak HPN 2017, Presiden : Pers Sangat Penting Bagi Pembangunan NKRI

31
×

Puncak HPN 2017, Presiden : Pers Sangat Penting Bagi Pembangunan NKRI

Sebarkan artikel ini
Presiden JKW HPN 2017
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan sambutan pada peringatan HP 2017 di Kota Ambon, Rabu (8/2)

Ambon, Dharapos.com

Presiden Joko Widodo menegaskan pers sangat penting bagi
pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Apalagi dengan kondisi belakangan ini dimana media sosial
menjadi kegandrungan baru dan luar biasa yang tidak hanya terjadi di kalangan
masyarakat tetapi juga kalangan para pejabat seperti Bupati, Walikota,
Gubernur, Menteri hingga Presiden.
“Ada yang senang tweet, ada yang senang main Instagram,
ada yang senang main Pad, ada yang senang main Facebook, semuanya gandrung
media sosial,” bebernya saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers
Nasional (HPN) 2017, di Lapangan Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/2). 
Sebaliknya, satu persatu media arus utama atau media mainstream
tidak mampu bersiasat dan tidak mampu beradaptasi. Dan ini kecenderungan yang
terjadi di seluruh dunia, tidak hanya di Indonesia saja.
“Media sosial sangat memusingkan pemerintah sementara media
mainstream masih bisa kita ajak berkomunikasi, masih bisa kita ajak bicara,
tetapi kalau media sosial, siapa yang bisa memagari? Inilah keterbukaan, dan
semua negara di dunia menghadapinya bukan hanya Indonesia yang menghadapi
fenomena ini,” akui Presiden.
Digitalisasi proses komunikasi memudahkan semua orang bisa
menjadi produsen berita. Semuanya bisa memberitakan apa yang di lihat baik berupa
berita yang oyektif, aktual, kritik yang baik.

“Tetapi banyak juga berita bohong (Hoax, red) yang
mengganggu akal sehat kita,” bebernya.
Kendati demikian, meski banyak memuat kegaduhan, penuh
dengan caci maki, fitnah, memecah belah masyarakat dan bahkan mengancam
persatuan bangsa, Presiden menilai ada nilai positif yang dapat dipetik dari fakta
ini.
“Saya punya keyakinan bahwa ini akan semakin
mendewasakan kita, lebih mematangkan kita dan menjadikan kita tahan uji,”
cetusnya.
Presiden pun mendorong peran media arus utama harus mampu
meluruskan hal yang bengkok, menjernihkan kekeliruan yang terjadi dan bukan
malah ikut arus dengan isu-isu yang belum terverifikasi di media sosial menjadi
bahan berita.
“Media arus utama tidak perlu luntur dalam menjunjung
tinggi karya jurnalistik yang menuntut faktualitas, objektifitas, dan disiplin
dalam melakukan verifikasi,” tandasnya.
Olehnya itu, Presiden mengharapkan HPN di Kota Ambon dapat
memperteguh komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang harmoni dan
mewujudkan ekonomi yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Selamat Hari Pers Nasional 2017,” ucapnya mengakhiri
sambutannya.
Pantauan media ini, puncak peringatan HPN ke 72 tersebut,
ditandai dengan pemukulan tifa oleh Presiden Joko Widodo.
Presiden didampingi Ibu Negara, Iriani Joko Widodo, sejumlah
Menteri Kabinet Kerja, Gubernur Maluku dan para tamu undangan lainnya.

(dp-19/16)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *