Utama

Sejumlah Mega Proyek Infrastruktur Bakal Dibangun di Maluku

65
×

Sejumlah Mega Proyek Infrastruktur Bakal Dibangun di Maluku

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Infrastruktur
Ilustrasi pembangunan infrastruktur

Ambon, Dharapos.com 
Sejumlah mega proyek infrastruktur bakal dibangun di Provinsi Maluku.

Diantaranya, rencana pembangunan RSUP, pembangunan Bendungan Way Apu, pembangunan sejumlah kantor Pemerintah di kawasan Waelela hingga pembangunan Institut Teknologi Ambon (ITA).

Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur DR. Zeth Sahuburua pada Rapat Kerja (Forum) SKPD Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Tahun 2017, mengharapkan masing-masing SKPD baik PU maupun Dinas Kawasan pemukiman dapat menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab dalam rangka mempercepat proses pembangunan di daerah.

“Pembangunan semua infrastruktur harus segera dilakukan mengingat kebutuhan yang mendesak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” urainya dalam Raker yang berlangsung di Baileo Siwalima Karang Panjang, Kota Ambon, Selasa (21/2).

Provinsi Maluku, lanjut Gubernur, merupakan daerah yang memiliki wilayah 90 persen lebih terdiri dari lautan.

Untuk itu, diperlukan sistem transportasi terpadu, yaitu Trans Maluku yang memerlukan jalan darat, penyeberangan (feri) serta bandar udara dari dan menuju pintu masuk dan keluar yang ada di provinsi ini mulai dari Pulau Buru hingga pulau Wetar.

Selain itu juga sebagai upaya untuk membuka akses ke daerah terisolir.

“Utamanya meningkatkan kemantapan ruas jalan daerah baik kabupaten maupun provinsi yang memiliki disparitas yang tinggi dengan tingkat kemantapan jalan nasionl yaitu 41 persen berbanding 89 persen,” urai Gubernur.

Ditambahkan pula dengan adanya kebijakan Pemerintah Joko Widodo – Jusuf Kalla yang memprioritaskan pembangunan kawasan pinggiran melalui program Nawacita.

“Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan atau yang lebih dikenal dengan Gerbang Dutas, diharapkan dapat mengembangkan kawasan perbatasan yang selama ini sering digambarkan sebagai kawasan tertinggal dan terbelakang menjadi garda terdepan yang maju dan mampu bersaing dengan kawasan perbatasan negara lain,” tandas Gubernur.

Karena itu, diperlukan sinergitas antara semua steakholder terutama  antara Pemerintah, baik Pempus, provinsi  dan kabupaten/kota guna mencapai pembangunan Maluku yang berkelanjutan.

Ia berharap melalui forum yang diselenggarakan ini dapat menghasilkan satu kesepakatan bersama dari semua steakholder, yang hasilnya nanti akan dibawa ke dalam forum yang besar, yaitu Musrenbang yaitu rencana-rencana kerja Pemda Maluku tahun 2017.

Turut hadir seluruh Kepala Dinas PU dan jajaran se – kabupatn/kota di Provinsi Maluku.

Pemukulan tifa oleh Wagub Maluku menandai pembukaan Raker yang mengusung tema “Memantapkan
Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur Bidang ke PU-an dan Penataan Ruang yang Berkualitas dan Berkelanjutan Berbasis Gugus Pulau”.


(dp-19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *