![]() |
| Peresmian Pos Gabungan TNI-Polri |
Jayapura, Dharapos.com
Walikota Jayapura Dr. Benhur Tommi Mano, MM, Selasa(17/2) meresmikan Pos Jaga Gabungan TNI-Polri yang berlokasi di jalan baru Perumnas III Belakang Kampus Uncen, Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Dalam kesempatan yang sama, sekaligus dilakukan penyerahan kepada Kodim 1701 dan Polres Kota Jayapura.
Turut hadir, Dandim 1701, Kapolres Kota, para asisten, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemkot Jayapura.
Pembangunan Pos Gabungan yang dilakukan Pemkot Jayapura melalui dokumen perubahan penggunaan anggaran pada ABT tahun anggaran 2014 merupakan arahan Walikota yang dimasukkan dalam DPA Satpol-PP kota Jayapura.
Pembangunan Pos Gabungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan bagai para pengguna jalan yang melewati jalan tersebut. Selain itu, untuk memecahkan arus lalu lintas yang bergerak menuju Sentani, Waena dan melintas menuju kota Jayapura.
Walikota Jayapura dalam sambutan mengatakan jumlah penduduk kota Jayapura saat ini adalah 491.608 jiwa yang tersebar di 5 Distrik, 25 Kelurahan dan 14 Kampung.
“Jumlah ini sangat besar dan dalam jumlah tersebut pasti ada orang yang beriman dan ada juga orang yang tidak beriman, ada juga orang yang takut Tuhan dan ada juga orang yang tidak takut Tuhan. Begitu juga masyarakat kota Jayapura yang belum terdaftar sebagai warga kota yang resmi tanpa identitas diri yang lengkap E-KTP,” ungkapnya.
Bahkan, ada masyarakat dari daerah lain yang datang ke kota Jayapura karena daerahnya tidak aman, maupun bertujuan untuk mencari nafkah.
Hal tersebut, lanjut Walikota, akan memacu perkembangan kota Jayapura yang jumlah penduduk begitu besar, yang datang maupun yang pergi, sehingga dibarengi dengan tingkat kriminalitas yang cukup tinggi di kota Jayapura. Bahkan Kapolres Jayapura Kota dan Dandim 1701 Jayapura bersama jajarannya telah dengan susah payah terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga kota.
Selain itu lanjut BTM, Pemkot Jayapura juga dalam melakukan tugas dan aktivitasnya sehari-hari mengharapkan seluruh warga kota aman dan nyaman, baik itu sebagai pedagang, nelayan, sebagai Birokrasi, Politisi, masyarakat biasa, dunia usaha maupun pengusaha dalam situasi aman dan nyaman terjamin sehingga pertumbuhan kota akan maju cukup pesat di bidang Ekonomi.
Untuk maksud tersebut, Pemkot membantu Polresta dan Kodim 1701 untuk menganggarkan dana bagi pembangunan beberapa pos-pos pengamanan yang tersebar di kawasan yang dinilai rawan.
Juga dalam rangka mengatasi kemacetan arus lalu lintas di kota ini maka jalan alternatif di bangun dengan anggaran puluhan milyar untuk mengatasi kemacetan dari arah Abepura, Kotaraja.
“Namun jalan tersebut tidak digunakan selama 3 tahun karena masyarakat takut,atas tindakan kriminal yang sering terjadi pada jalur alternatif tersebut. Bahkan terjadi kasus pemerkosaan, dan pembunuhan, sehingga jalan tersebut takut di lalui warga,” bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Jayapura Kota, AKBP Jermias Rontini menambahkan pos gabungan ini merupakan inovasi dan ide khusus dari Walikota untuk memberikan rasa aman bagi warga kota lebih khusus bagi pengguna jalan alternatif.
“Sehingga kami sangat mengapresiasi langkah Walikota dalam melakukan segala daya dan upaya demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat,“ tambahnya.
Sementara itu, Dandim 1701 Jayapura, Letkol Inf. A. Yoyok Pranowo mengatakan TNI sesuai tugas pokok adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah dalam aspek ketahanan wilayah dan ketahanan nasional yang sifatnya berkoordinasi agar tidak terganggu ketahanan tersebut.
Dengan adanya Pos gabungan tersebut, lanjut dia, maka dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Dengan demikian roda perekonomian yang ada di kota Jayapura berjalan lancar dan makin maju sehingga kita semua kuat dan Negara kita semakin kuat pula,” pungkasnya.
(Harlet)





