Daerah

Buka FTBI Tarangan Barat-Manombai 2025, Bupati Aru Titipkan Harapannya

402
×

Buka FTBI Tarangan Barat-Manombai 2025, Bupati Aru Titipkan Harapannya

Sebarkan artikel ini
Bupati Aru FTBI 2025

Dobo, Dharapos.com – Bupati Timotius Kaidel resmi membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kepulauan Aru Tahun 2025 bertempat di lapangan Yos Sudarso Dobo, Selasa (28/10/2025).

Festival dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun ini menyajikan dua bahasa yaitu Tarangan Barat dan Manombai.

Sejumlah pejabat daerah hadir dalam momen tersebut diantaranya Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite, SH, Ketua Tim FTBI Provinsi Maluku Linda Margareth Haumasse, SH, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Aru Adolof Pokar dan tamu undangan lainnya.

Juga perwakilan siswa dari setiap sekolah baik yang ada di kampung maupun kota selaku peserta yang mengikuti FTBI 2025.

Kegiatan FTBI untuk Bahasa Tarangan Barat dan Manombai ini merupakan kerja sama antara Kantor Bahasa Provinsi Maluku dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru.

Giat itu bertujuan untuk melestarikan kedua Bahasa tersebut sebagai bahasa ibu di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi budaya.

Di festival kali ini, terdapat beberapa cabang lomba yang dilaksanakan yakni puisi, dongeng, stand-up comedy, pidato, menulis cerpen, menyanyi dalam bahasa daerah.

Bupati Timo dalam sambutannya mengatakan FTBI merupakan upaya Pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga, merawat, memelihara dan melestarikan bahasa daerah melalui Kurikulum Merdeka Belajar episode ke 17.

“Pelestarian bahasa sangatlah penting di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia yang menuntut  kita harus menjunjung dan melestarikan bahasa lokal dari negara lain dan seakan-akan membiarkan bahasa daerah kita di negara ini tergerus hingga punah. Maka selaku anak bangsa dan daerah tentunya kia memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan bahasa yang kita miliki,” ungkapnya.

Bupati FTBI 2025 2Karena itu, penguasaan seseorang terhadap bahasa  daerah pada saat ini merupakan suatu kebahagiaan karena telah diakui oleh negara sebagai substansi pengembangan bakat dan minat dalam manajemen talenta nasional

Bupati mengakui hingga saat ini terindikasi pada setiap wilayah di Indonesia, penutur bahasa daerah sudah semakin berkurang termasuk di Kabupaten Kepulauan Aru. Dimana bahasa daerah hanya dapat dituturkan oleh orang dewasa pada keturunan ketiga dan keempat, sementara untuk anak-anak sangat sedikit.

Disebutkan ada beberapa desa di Kepulauan Aru yang sudah hampir tidak ada lagi penutur bahasa daerahnya meski wilayah tersebut didiami satu suku namun memiliki keunikan karena menggunakan 14 bahasa daerah yang terseebar dari ujung Batu Goyang sampai ujung Warialau.

Karena itu, demi menghindari berkurangnya penutur bahasa daerah, Pemkab Kepulauan Aru bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Maluku untuk meningkatkan dan mengembangkan penutur bahasa daerah melalui program revitalisasi bahasa daerah dengan metode pembelajaran di satuan pendidikan yang dilakukan oleh fasilitator maupun pengajar.

Kemudian diawasi langsung oleh duta bahasa dan Balai Bahasa Provinsi Maluku Bersama Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepulauan Aru.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati, revitalisasi bahasa Tarangan Barat telah berada pada fase akhir atau tahun ketiga pendampingan oleh Balai Bahasa Maluku dan akan diserahkan ke daerah untuk selanjutnya melakukan pembinaan dan pendampingan dalam rangka melestarikan bahasa tersebut. Sementara momen ini menjadi tahun pertama untuk revitalisasi bahasa Manombai.

“Saya sangat berharap Balai Bahasa Provinsi Maluku tetap terus bersama kami di Kepulauan Aru untuk melakukan revitalisasi terhadap bahasa daerah yang berpotensi berkurang penuturnya atau yang telah hilang termasuk bahasa Manombai,” harapnya.

Tak lupa Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Kebudayaan RI juga Kepala Balai Bahasa Maluku dan semua pihak yang telah mendukung upaya revitalisasi Bahasa daerah yang dilakukan Pemkab Aru.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *