Politik dan Pemerintahan

Wagub Maluku Hadir Virtual di Panen Raya-Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

9
×

Wagub Maluku Hadir Virtual di Panen Raya-Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Wagub Mal Virtual Panen Raua

Ambon, Dharapos.com – Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengikuti secara virtual giat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional secara terpusat di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Giat tersebut dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kita patut bersyukur karena target awal swasembada pangan yang semula empat tahun, kemudian dimajukan menjadi tiga tahun, bahkan satu tahun, ternyata bisa tercapai,” demikian disampaikan Wagub Vanath usai mengikuti zoom meeting dari aula pertemuan Gedung BRMP Maluku, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, capaian nasional tersebut yang dinilainya melampaui target awal pemerintah.

Mantan Bupati Seram Bagian Timur ini mengungkapkan, capaian swasembada pangan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi telah berdampak pada kontribusi Indonesia di tingkat internasional.

“Dalam laporan Menteri Pertanian disampaikan bahwa kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi, bahkan Indonesia sudah mulai melakukan ekspor dan mengirim bantuan pangan ke Gaza, Palestina,” terangnya.

Ditegaskannya, komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas areal tanam guna memenuhi kebutuhan pangan daerah secara mandiri.

“Khusus di Maluku, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan keluasan tanam diperbanyak. Selama ini kebutuhan pangan Maluku masih ditopang dari Jawa, sehingga secara bertahap kita akan berkolaborasi dengan balai, Dinas Pertanian, OPD terkait, serta kabupaten dan kota untuk meningkatkan produktivitas dan perluasan tanam, terutama menuju tahun 2026,” jelasnya.

Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional swasembada pangan serta komitmen memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan dan kemandirian pangan daerah.

Dalam zoom meeting itu, Kepala Negara menegaskan swasembada pangan merupakan fondasi utama kedaulatan bangsa dan tidak boleh lagi bergantung pada impor pangan.

“Tidak masuk akal bagi saya, negara yang begitu besar, tanahnya subur, dan rakyatnya pekerja keras, tetapi masih bergantung pada bangsa lain untuk pangan. Karena itu, swasembada pangan adalah keharusan,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para petani Indonesia yang dinilainya sebagai tulang punggung ketahanan dan kemandirian nasional.

“Para petani adalah rakyat yang paling setia dan paling cinta merah putih. Tanpa petani, bangsa ini tidak akan berdiri kuat,” ujar Presiden.

Zoom Meeting Panen Raya dan Swasembada ini dihadiri oleh unsur TNI, Asisten I Setda Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Kepala BRMP Maluku, serta para penyuluh pertanian.

(dp-19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *