Ambon, Dharapos.com – Pemerintah Kota Ambon terus mempercepat pemerataan akses air bersih bagi masyarakat. Pada akhir Juli 2026, Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, dijadwalkan meresmikan tiga proyek strategis penyediaan air bersih di Kudamati, Wayame, dan Lateri yang telah rampung dikerjakan oleh Perumdam Tirta Yapono.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon, Ir. Pieter Saimima, M.Si, mengatakan pembangunan jaringan dan fasilitas air bersih tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Ambon sebagai bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Ambon periode 2025–2030 untuk meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Menurut Piet, rampungnya pembangunan infrastruktur tersebut menjadi kabar baik bagi warga yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Puji syukur, setelah puluhan tahun masyarakat menantikan layanan air bersih, saat ini jaringan sudah selesai dibangun. Sesuai rencana, pada akhir Juli 2026 Bapak Wali Kota akan meresmikan jaringan tersebut,” ujar Piet kepada media, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan, Perumdam Tirta Yapono akan terus memperluas jaringan distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kota Ambon.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Ambon, pengembangan jaringan air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan pelayanan air bersih secara merata,” katanya.
Salah satu proyek yang telah rampung berada di Kudamati Atas (Kesia), RT 003/RW 007, Negeri Urimessing, Dusun Siwang, Lorong Batako. Jaringan tersebut dijadwalkan menjadi salah satu proyek yang akan diresmikan langsung oleh Wali Kota pada akhir bulan ini.
Selain itu, pembangunan sumur baru di Wayame juga telah selesai. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mengakhiri ketergantungan masyarakat terhadap pasokan air bantuan, termasuk dari PT Pertamina, yang selama ini diberikan saat kondisi tertentu.
“Atas arahan Bapak Wali Kota, pembangunan sumur baru di Wayame telah selesai dikerjakan. Kami berharap fasilitas tersebut sudah dapat dioptimalkan pada awal Agustus 2026 sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri,” jelas Piet.
Perumdam Tirta Yapono juga menuntaskan pembangunan sumur baru di Lateri yang akan memperkuat pelayanan bagi warga Lateri, Bukit Lateri Indah, hingga kawasan Citraland.
Selama ini distribusi air ke Citraland membutuhkan waktu sekitar delapan jam sehingga berdampak pada pola pelayanan di wilayah Lateri. Dengan hadirnya sumur baru tersebut, distribusi air diharapkan menjadi lebih lancar, merata, dan berkelanjutan.
“Dengan beroperasinya sumur baru ini, kami berharap pelayanan kepada masyarakat Lateri tidak lagi terganggu akibat pembagian waktu distribusi air ke Citraland. Pasokan air diharapkan menjadi lebih optimal, merata, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Piet menambahkan, seluruh pembangunan infrastruktur air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya Perumdam Tirta Yapono mendukung visi Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Harapan kami, seluruh pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mewujudkan pelayanan air bersih yang semakin baik di Kota Ambon,” tutupnya.
Rampungnya proyek air bersih di Kudamati, Wayame, dan Lateri diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas cakupan layanan air perpipaan di Kota Ambon, sehingga semakin banyak warga dapat menikmati akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.
(dp-53)













