Ambon, Dharapos.com – Dentuman tifa menggema di Lapangan Mandala Putra, Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (29/8/2026). Suara khas budaya Buru itu menjadi penanda berakhirnya rangkaian Kegiatan Bakti TNI AD Kodam XV/Pattimura Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Maluku.
Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. Kehadiran sang jenderal di Desa Parbulu disambut meriah masyarakat melalui Tarian Adat Buru, yang sekaligus menjadi simbol kekayaan budaya dan eratnya hubungan TNI dengan masyarakat.
Sebelum upacara penutupan, Pangdam bersama rombongan terlebih dahulu meninjau sekaligus meresmikan sejumlah sasaran fisik hasil program Bakti TNI AD. Di antaranya pembangunan sumur bor, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan upacara penutupan. Bertindak sebagai Perwira Upacara Mayor Caj Santos Loulindo dan Komandan Upacara Danyonif TP 821/SB Letkol Inf Muhamad Zoddiqul Ulum Ely. Sementara laporan hasil pelaksanaan Bakti TNI AD dibacakan Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P.
Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa Bakti TNI AD merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada tersedianya infrastruktur, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Setiap pembangunan yang kita lakukan harus memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, apa yang telah dibangun bersama harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegas Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, jajaran komando kewilayahan, para prajurit, instansi terkait, serta masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kerja keras dan dukungan seluruh pihak menjadi bagian penting sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Ia berharap, berakhirnya rangkaian Bakti TNI AD 2026 bukan menjadi akhir dari kebersamaan, melainkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pangdam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Jadikan momentum ini untuk terus menjaga semangat gotong royong, mempererat tali silaturahmi, serta memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini,” pungkasnya.
Usai upacara penutupan, Pangdam XV/Pattimura bersama rombongan kemudian membagikan paket sembako kepada masyarakat Desa Parbulu.
Pembagian sembako tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kedekatan dengan rakyat.
(dp-53)













