Utama

PMDB Season 3 Ditutup, Telkomsel Apresiasi Inovasi Mahasiswa Papua-Maluku untuk Solusi Digital Daerah

0
×

PMDB Season 3 Ditutup, Telkomsel Apresiasi Inovasi Mahasiswa Papua-Maluku untuk Solusi Digital Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260724 WA0062

Ambon, Dharapos.com – Telkomsel menegaskan komitmennya dalam mencetak talenta digital muda di Indonesia Timur melalui penutupan program Corporate Social Responsibility (CSR) Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB) Season 3, Jumat (24/7/2026). Penutupan program ditandai dengan kegiatan Offboarding & Awarding sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil melahirkan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan di Papua dan Maluku.

PMDB merupakan program pengembangan talenta yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital generasi muda sekaligus mendorong lahirnya solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selama pelaksanaannya, peserta mengikuti berbagai tahapan mulai dari campus roadshow, live class, pitching, hingga pendampingan intensif.

Antusiasme mahasiswa terhadap program ini sangat tinggi. Sebanyak 3.099 mahasiswa dari 33 perguruan tinggi di Papua dan Maluku mengikuti campus roadshow. Dari jumlah tersebut, 181 peserta mengikuti sesi live class, 35 peserta lolos ke tahap pitching, dan akhirnya 20 finalis terpilih untuk mengembangkan proyek pada lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, sosial dan lingkungan, ekonomi dan kewirausahaan, serta pariwisata.

General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Maluku dan Papua, Fajri Adi Firmansyah, mengatakan Papua dan Maluku memiliki banyak talenta muda dengan potensi luar biasa yang perlu mendapat ruang untuk berkembang.

“Melalui PMDB, kami ingin menghadirkan ruang belajar, berkolaborasi, dan berinovasi agar ide-ide terbaik mereka dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap program ini mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi agen perubahan dan turut mempercepat transformasi digital di Indonesia Timur,” ujar Fajri.

Pada malam penganugerahan, Telkomsel menetapkan lima karya terbaik PMDB Season 3, yaitu:

Juara 1: Michelle Kinaya (Universitas Papua) – CekSehat: Teknologi untuk Deteksi Dini Penyakit pada Masyarakat.

Juara 2: Kinaryo Citra (Universitas Musamus Merauke) – Pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Web.

Juara 3: Dessy Natalya (Universitas Papua) – Peningkatan SDM Anak-anak Papua melalui Kelas Public Speaking.

Juara 4: Putra Angga (Universitas Musamus Merauke) – Pemberdayaan Pemuda Papua melalui Pelatihan Keterampilan dan Ekonomi Kreatif.

Juara 5: Dwi Risky (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) – MACE-MARKET: Modernisasi Administrasi dan Central Marketing Ekosistem Papua untuk Optimasi Produk Unggulan Desa Klasari dan Kuruwato.

Selain penghargaan utama, Telkomsel juga memberikan apresiasi kepada Peserta Ter-Digital PMDB Season 3 atas konsistensi dan kreativitas mereka dalam social media challenge. Penghargaan tersebut diraih oleh Rambu Aya (Universitas Papua), Seravina (Politeknik Amamapare), dan Felix Pelupessy (Universitas Muhammadiyah Sorong).

Acara penutupan turut menghadirkan Manager Talent Fulfillment and Assessment Telkomsel, Abdul O Setiawan, yang membagikan wawasan mengenai pengembangan kompetensi serta kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja.

Data penyelenggaraan PMDB Season 3 menunjukkan mayoritas inovasi peserta berfokus pada sektor pendidikan (36 persen), disusul ekonomi dan kewirausahaan (28 persen), sosial dan lingkungan (20 persen), kesehatan (8 persen), serta pariwisata (7 persen). Beragam proyek tersebut mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap persoalan di daerahnya sekaligus menghadirkan solusi berbasis teknologi yang relevan dan berkelanjutan.

Fajri menegaskan, Telkomsel berharap PMDB tidak sekadar menjadi program pelatihan, tetapi menjadi titik awal lahirnya para inovator muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Ke depan, Telkomsel akan terus membuka ruang kolaborasi dan memperluas kesempatan bagi talenta muda untuk bertumbuh, berkarya, dan berkontribusi dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif serta berkelanjutan di Indonesia Timur,” pungkasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *