Ambon, Dharapos.com – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran ditunjukkan DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Maluku dengan mengunjungi langsung warga terdampak kebakaran di Negeri Batu Merah, Kota Ambon, Minggu (6/9/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPD GAMKI Maluku, Samuel Ritiauw, bersama rombongan. Turut hadir Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Desy Kosita Hallauw, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Ambon.

Tak datang dengan tangan kosong, rombongan GAMKI membawa bantuan berupa sembako beserta alat tulis (Buku, Pena) untuk diserahkan kepada warga yang sementara mengungsi di Kantor Negeri Batu Merah. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian GAMKI sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Kedatangan rombongan GAMKI disambut hangat oleh warga. Selain menyerahkan bantuan, mereka juga berkesempatan berbincang dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat pascakebakaran.
Ketua DPD GAMKI Maluku, Samuel Ritiauw, menegaskan bahwa kehadiran GAMKI di tengah masyarakat tidak dibatasi oleh latar belakang agama maupun kelompok tertentu.
“GAMKI hadir bukan hanya untuk orang Kristen saja, tetapi juga untuk saudara-saudara kita yang beragama Islam maupun agama lainnya. GAMKI hadir untuk semua, terutama ketika ada masyarakat yang membutuhkan kepedulian dan uluran tangan. Musibah yang dialami warga adalah duka kita bersama, sehingga sudah menjadi tanggung jawab moral kita untuk hadir dan memberikan dukungan,” tegas Ritiauw.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui kehadiran nyata, terlebih ketika warga sedang menghadapi situasi sulit akibat musibah.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Desy Kosita Hallauw, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian GAMKI terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Ketika ada saudara-saudara kita yang mengalami musibah, sudah sepatutnya kita hadir untuk memberikan dukungan. Kehadiran kami hari ini bukan semata-mata membawa bantuan, tetapi juga ingin berbagi rasa dan memberikan semangat kepada warga yang terdampak,” ujar Desy.
Menurutnya, bantuan sembako yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam kondisi pascakebakaran.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga. Yang terpenting adalah kita tetap menjaga rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Kehadiran GAMKI di Negeri Batu Merah menjadi wujud solidaritas lintas masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh perbedaan agama maupun latar belakang.
(dp-53)













