Utama

HOPE Worldwide Indonesia Gelar Energizing Maluku 2026, Dorong SDM Lokal Ambil Peluang di Industri Migas

0
×

HOPE Worldwide Indonesia Gelar Energizing Maluku 2026, Dorong SDM Lokal Ambil Peluang di Industri Migas

Sebarkan artikel ini

Ambon, Dharapos.com — HOPE Worldwide Indonesia bekerja sama dengan ENERGIZING MALUKU menggelar kegiatan Energizing Maluku 2026: “Bangkit Bersama” dengan mengusung tema “Membangun Manusia Unggul dan Ekonomi Berkelanjutan” di Hall Rektorat Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa Universitas Pattimura ini mengangkat topik “Logistik Proyek dalam Dunia Minyak & Gas: Dari Hulu ke Hilir, Merangkai Operasi Menuju Produksi dan Monetisasi”. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peluang dan kebutuhan sumber daya manusia di industri minyak dan gas (migas).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dari Gerard George Engels, S.T., selaku Lead Logistics Abadi LNG Project. Ia membagikan pengalaman dan wawasan praktis mengenai dunia logistik dalam proyek migas, sekaligus memberikan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat mengambil bagian dalam industri energi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. Dalam sambutannya, Fredy menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Menurut Fredy, kegiatan pelatihan, seminar maupun lokakarya tidak boleh berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi harus mampu menghasilkan dampak, termasuk memastikan mahasiswa memiliki peluang untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Screenshot 20260828 101258

“Maluku itu punya sebuah konsep bisa yang berlangsung kontinu, tidak berhenti. Artinya bukan cuma kita melakukan pelatihan, lokakarya, seminar, tetapi apa yang sudah kita lakukan itu ada hasilnya. Hasilnya apa dan bisa terserap bagaimana,” kata Fredy.

Ia menilai mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda Maluku perlu mempersiapkan diri dengan kapasitas dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, termasuk sektor migas yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Karena itu, Fredy berharap mahasiswa tidak hanya datang dan mengikuti kegiatan, tetapi mampu menjadikannya sebagai momentum untuk menentukan langkah setelah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari para praktisi.

“Kami berharap adik-adik para peserta jangan cuma jadi peserta yang mendaftar, datang, hadir, tanpa ada sebuah konsep: apa yang saya mau bangun bersama, apa yang saya mau kerjakan setelah mendapatkan ini,” tegasnya.

Fredy juga mengapresiasi kolaborasi HOPE Worldwide Indonesia dan Energizing Maluku dalam menghadirkan kegiatan yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, industri, lembaga sosial dan media sangat penting untuk memastikan potensi SDM Maluku dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata.

Screenshot 20260828 101330

Sementara itu, Albertus Sunarto, S.Psi., selaku Tim Energizing Maluku sekaligus Penasehat HOPE Ambon, turut memperkenalkan HOPE Worldwide Indonesia kepada mahasiswa Unpatti.

 

Albertus menjelaskan bahwa HOPE Worldwide merupakan organisasi kemanusiaan yang hadir dengan semangat membawa harapan dan menciptakan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam pemaparannya, Albertus menjelaskan visi dan misi HOPE Worldwide serta pendekatan organisasi dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat.

Ia menegaskan, HOPE tidak hanya berorientasi pada bantuan yang bersifat sesaat, tetapi berupaya membangun kapasitas masyarakat agar mampu berkembang dan memiliki kemandirian.

Albertus kemudian memperkenalkan tiga fokus krusial HOPE, yakni kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

Pada bidang kesehatan, HOPE berupaya mendorong masyarakat agar memiliki pemahaman dan akses yang lebih baik terhadap kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup.

Di bidang pendidikan, HOPE mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kapasitas masyarakat sebagai bekal menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di masa depan.

Sementara melalui pemberdayaan perempuan, HOPE berupaya memperkuat kapasitas dan kemandirian perempuan agar mampu mengambil peran lebih besar dalam keluarga, komunitas maupun kehidupan sosial dan ekonomi.

IMG 20260828 093242 001 scaled

Menurut Albertus, ketiga fokus tersebut menjadi bagian penting dari upaya HOPE dalam membangun masyarakat yang sehat, berpendidikan dan berdaya.

Melalui Energizing Maluku 2026, mahasiswa Unpatti tidak hanya memperoleh wawasan mengenai industri migas dari sisi praktisi, tetapi juga didorong untuk melihat pentingnya pembangunan kapasitas manusia sebagai modal utama dalam mengambil peluang ekonomi.

Kolaborasi HOPE Worldwide Indonesia dan Energizing Maluku diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang yang tersedia di daerah sekaligus mendorong mereka mempersiapkan kompetensi, keterampilan dan jejaring sejak masih berada di bangku perguruan tinggi.

Semangat “Bangkit Bersama” pun diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa Unpatti untuk tidak sekadar menjadi penonton perkembangan industri di Maluku, tetapi mampu mempersiapkan diri dan mengambil peran dalam pembangunan daerah, termasuk pada sektor energi dan industri migas.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *