Ambon, Dharapos.com – Sebanyak 635 peserta dari berbagai kalangan memeriahkan Lasqi Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon 2026, yang tidak hanya menjadi panggung kompetisi seni Islami, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda, pelestarian seni kasidah serta penguatan nilai keagamaan dan moral.
Festival yang berlangsung di Islamic Center Ambon, Jumat (28/8/2026), dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bodewin mengajak generasi muda Islam di Kota Ambon untuk menjadikan Lasqi Nusantara Fest sebagai momentum mengembangkan bakat, kreativitas dan prestasi, sekaligus menjaga eksistensi seni kasidah di tengah perkembangan zaman.
Menurut Bodewin, Lasqi Nusantara Fest tidak boleh hanya dilihat sebagai ajang untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan seni kasidah yang dilakukan secara berjenjang.
“Lasqi Nusantara Fest merupakan bagian dari proses pembinaan seni kasidah yang dilakukan secara berjenjang, sekaligus menjadi ruang untuk pengembangan bakat, minat, kreativitas dan prestasi generasi muda Islam di Kota Ambon,” ujar Bodewin.
Ia menilai seni kasidah memiliki kekuatan tersendiri dalam membentuk karakter generasi muda. Sebab, seni tersebut tidak hanya berbicara tentang penampilan, tetapi juga membawa pesan keagamaan, nilai moral dan pendidikan.
“Ini bukan sekadar sebuah kegiatan perlombaan biasa, tetapi menjadi sarana untuk menjaga dan melestarikan seni kasidah yang di dalamnya terkandung nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai Islami, nilai-nilai moral dan juga pendidikan bagi anak-anak muda generasi Islam di Kota Ambon,” katanya.
Karena itu, Bodewin meminta seluruh peserta tampil maksimal, mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan sungguh-sungguh serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Baginya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Pengalaman tampil, keberanian berkompetisi, kemampuan menerima hasil dan membangun persahabatan justru menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.
“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman, pembelajaran dan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Selain menjadi ruang pengembangan seni, Bodewin berharap Lasqi Nusantara Fest mampu mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpeserta maupun masyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan sangat penting untuk terus dirawat di Kota Ambon yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman masyarakat.
“Saya juga berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat silaturahmi dan persaudaraan dengan anak-anak dalam keberagaman masyarakat Kota Ambon,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari DPW Laskar Nusantara Jaya Provinsi Maluku, DPD Laskar Nusantara Jaya Kota Ambon, panitia, pembina, pelatih, dewan juri, peserta hingga para orang tua.
Secara khusus, Bodewin memberikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memberikan ruang dan dukungan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti proses pembinaan dan seleksi sejak tingkat kecamatan hingga tingkat kota.
Ia berharap festival tersebut mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang nantinya dapat membawa nama Kota Ambon pada ajang Lasqi Nusantara Fest tingkat Provinsi Maluku yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.
“Semoga kegiatan ini melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter dan mampu mengharumkan nama Kota Ambon, nama Provinsi Maluku di ajang yang lebih tinggi,” pungkasnya.(dp-53)













