Utama

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI untuk Jawab Kebutuhan Industri Digital

4
×

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI untuk Jawab Kebutuhan Industri Digital

Sebarkan artikel ini

IndonesiaNEXT Summit 2026 menjadi puncak pembelajaran 24 talenta digital dari berbagai perguruan tinggi untuk menampilkan solusi dan kompetensi terbaik sebagai Hacker, Hipster, dan Hustler.

IMG 20260907 WA0017

Ambon, Dharapos.com – Telkomsel menuntaskan rangkaian program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) IndonesiaNEXT tahun ke-10 melalui IndonesiaNEXT Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Mengusung tema “AI Driven Digital Talents”, program ini membekali mahasiswa dengan kompetensi kecerdasan artifisial (AI), pengalaman industri, serta kemampuan berkolaborasi untuk menghasilkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

IndonesiaNEXT hadir untuk menjawab kebutuhan industri digital terhadap talenta yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan nyata.

Melalui pembelajaran aplikatif serta pendampingan dari para praktisi, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih dekat kebutuhan industri sekaligus mengembangkan kemampuan dalam menciptakan solusi digital.

Sejak dimulai pada April 2026, sebanyak 8.916 mahasiswa mengikuti proses awal IndonesiaNEXT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 peserta mengikuti onboarding, 300 peserta melanjutkan ke tahap sertifikasi internasional dan pengayaan kompetensi, serta 99 peserta mengikuti digital hackathon.

Tahapan tersebut kemudian mengerucut menjadi 24 talenta digital terbaik dari berbagai perguruan tinggi yang terbagi dalam delapan tim.

Setiap tim menggabungkan tiga peran utama dalam pengembangan produk digital, yakni Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster sebagai perancang pengalaman pengguna, dan Hustler yang berperan dalam pengelolaan produk serta model keberlanjutan.

Sebelum mengikuti Summit, para peserta menjalani offline bootcamp pada 1–3 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, mereka mendapatkan pembekalan mengenai ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data, hingga teknik presentasi.

Para peserta juga memperoleh kesempatan melihat secara langsung lingkungan kerja industri teknologi, sehingga pengalaman pembelajaran yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel ingin memastikan talenta digital memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan talenta digital memahami dan mampu menggunakan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman langsung bersama industri, para peserta berlatih mengubah ide menjadi solusi yang dapat dikembangkan,” katanya.

Menurutnya, semangat Telkomsel dalam program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam perkembangan digital Indonesia.

“Dengan melayani sepenuh hati, kami berharap dapat membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk ikut memajukan Indonesia,” ujarnya.

Pada IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi masing-masing. Penilaian mencakup pemahaman terhadap persoalan, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, serta kelayakan penerapan dan keberlanjutan solusi.

Selain kategori tim, sebanyak sembilan finalis terbaik yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler juga mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, serta pandangan mereka terhadap masa depan teknologi Indonesia.

Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri dari sejumlah industry expert, Telkomsel menetapkan sejumlah talenta dan tim terbaik.

Best Team diraih Scenaria, sebuah platform AI-Powered Sales Roleplay & Training yang membantu tenaga penjualan berlatih menghadapi berbagai situasi pelanggan secara lebih interaktif, menguji kemampuan pengambilan keputusan, serta meningkatkan performa sesuai kebutuhan perusahaan.

Tim Scenaria terdiri dari Atha Azzahra Khairun Nisa dari Universitas Brawijaya sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah dari Telkom University sebagai Hustler, dan Putera Nami Shiddieqy dari Universitas Sumatera Utara sebagai Hacker.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Scenaria dinilai sebagai solusi paling unggul dalam menjawab kebutuhan industri melalui pemanfaatan AI yang relevan dan memiliki potensi untuk diterapkan secara nyata.

Sementara itu, penghargaan Best Hacker diraih Putera Nami Shiddieqy dari Universitas Sumatera Utara, Muanai Khalifah Revindo Purba dari Universitas Sriwijaya, dan Reno Syaelendra dari Universitas Trunojoyo.

Untuk kategori Best Hipster, penghargaan diberikan kepada Atha Azzahra Khairun Nisa dari Universitas Brawijaya, Radja Daffa Ramadhan dari Universitas Dian Nuswantoro, serta Nanta Dwi Kurniawan dari Universitas Muhammadiyah Riau.

Sedangkan kategori Best Hustler diraih Andi Alya Inar Putri dari Universitas Hasanuddin, Vania Winanda Aurellia dari Universitas Brawijaya, dan Wahyu Oktiansyah dari Telkom University.

Beragam solusi yang dipresentasikan para finalis mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari kesehatan mental, peningkatan kompetensi tenaga penjualan, pengelolaan limbah, pengembangan kepercayaan diri melalui AI coaching, hingga optimalisasi sektor pangan dan perikanan melalui teknologi berbasis AI.

Memasuki satu dekade penyelenggaraan, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi.

Program tersebut juga telah membekali lebih dari 9.000 peserta dengan sertifikasi berstandar industri serta menghasilkan 280 alumni terbaik.

Melalui pengembangan talenta digital yang konsisten dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja, Telkomsel terus mendorong terbentuknya ekosistem digital yang inklusif sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

(dp-53) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *