Utama

Sudah Buat Surat Pernyataan, Tunggakan Motor PCX Natalia Tomatala Masih Buntu

11
×

Sudah Buat Surat Pernyataan, Tunggakan Motor PCX Natalia Tomatala Masih Buntu

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 204207 648

Ambon, Dharapos.com – Penyelesaian tunggakan pembiayaan satu unit sepeda motor Honda PCX bernomor polisi DE 6736 ND atas nama Natalia Tomatala di PT Smart Multi Finance belum menemukan titik terang.

Persoalan ini menjadi perhatian setelah kendaraan yang menjadi objek pembiayaan tersebut diketahui tidak berada dalam penguasaan Natalia, melainkan disebut berada di tangan kakaknya, Pendeta James Bernat, yang bertugas di Piru.

Petugas yang menangani penagihan, Profcol Endy, menjelaskan, kendaraan tersebut dibiayai dengan tenor satu tahun. Namun, berdasarkan data pembayaran yang disampaikannya, Natalia baru melakukan satu kali pembayaran angsuran dan kini tercatat menunggak selama enam bulan.

Endy mengaku telah menemui Pendeta James Bernat pada 21 Oktober 2026 untuk membicarakan penyelesaian tunggakan sekaligus keberadaan kendaraan tersebut.

Dalam pertemuan itu, menurut Endy, telah dibuat surat pernyataan yang memuat kesepakatan bahwa apabila hingga 29 Oktober 2026 tidak ada penyelesaian pembayaran tunggakan, kendaraan dapat ditarik oleh pihak perusahaan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Pada 29 Oktober beta kembali ke sana sesuai dengan surat pernyataan yang sudah dibuat karena memang belum ada penyelesaian pembayaran,” ungkap Endy dalam keterangannya kepada Dharapos.com, Jumat (30/10/2026).

Namun, saat mendatangi kediaman Pendeta James, Endy hanya bertemu dengan istrinya, Pendeta Sali Paul.

Menurut penuturan Endy, Pendeta Sali menyampaikan agar dirinya tidak lagi menemui Pendeta James karena kendaraan tersebut telah diserahkan kepada Natalia Tomatala.

Akan tetapi, ketika dikonfirmasi kembali kepada Natalia, Endy mengaku memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut masih berada dalam penguasaan Pendeta James Bernat.

Perbedaan keterangan mengenai keberadaan kendaraan itu membuat proses penagihan belum memperoleh kepastian. Endy juga mengaku hingga kini belum berhasil bertemu kembali dengan Pendeta James untuk membicarakan penyelesaian persoalan tersebut.

Endy berharap Natalia Tomatala dan Pendeta James Bernat dapat membuka ruang komunikasi serta memberikan penjelasan mengenai keberadaan kendaraan tersebut agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.

Ia juga berharap kewajiban pembiayaan yang telah disepakati dapat diselesaikan sesuai ketentuan perjanjian.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi dari Natalia Tomatala, Pendeta James Bernat, Pendeta Sali Paul, serta manajemen PT Smart Multi Finance masih diperlukan untuk memperoleh penjelasan berimbang, terutama terkait status kendaraan, isi surat pernyataan, dan penyelesaian tunggakan.

Redaksi Dharapos.com membuka ruang seluas-luasnya bagi Natalia Tomatala, Pendeta James Bernat, Pendeta Sali Paul maupun pihak PT Smart Multi Finance untuk menyampaikan klarifikasi, tanggapan, maupun hak jawab atas pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *