Berita Pilihan Redaksi

TP4D – Distan Maluku Monitor Proyek Perbibitan di Buru

35
×

TP4D – Distan Maluku Monitor Proyek Perbibitan di Buru

Sebarkan artikel ini
TP4D Sapi Distan Maluku Buru3
Tim TP4D Kejati Maluku, Sabtu (17/11/2018) saat monitoring di proyek Pengembangan Perbibitan Ternak di Buru
Ambon, Dharapos.com – Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Sabtu (17/11/2018) melakukan monitoring terhadap proyek Pengembangan Perbibitan Ternak di Kabupaten Buru.
Proyek Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2018 ini, diperuntukkan bagi petani peternak dalam rangka pengembangan ternak sapi, kambing dan ayam di daerah tersebut.  
Siaran pers Humas Pemprov Maluku yang diterima media ini, 3 personil dari Tim TP4D didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Distan, Rasyid Ode Arwa, langsung bergerak menuju ke lokasi-lokasi penerima manfaat, diantaranya Kecamatan Namlea, Waeapo dan Lolongguba. 
Selama berada di lapangan, tim TP4D menyebar dan terlihat meminta keterangan dari penerima manfaat untuk mengetahui kualitas atau mutu dari bibit yang telah diserahkan. 
“Ayamnya semua sehat kan saat diterima?” tanya salah satu anggota Tim TP4D Kejati Maluku kepada petani. 
Salah satu penerima manfaat dari kelompok Sejahtera, Asis mengaku, sangat berterima kasih dengan bantuan perbibitan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah daerah dalam hal ini Distan Maluku, karena bantuan ini akan meningkatkan ekonomi kita ke depan,” ucapnya.
Di lain sisi, Kasi D TP4D Kejati Maluku, Sofyan Saleh yang dikofirmasi mengatakan, tujuan monitoring ini agar bisa melihat secara langsung di lokasi proyek, apakah pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik dan sesuai rencana. 
“Kami ingin tahu apa hasilnya sesuai spec dan kualitas atau mutu yang memberi kemanfaatan nyata bagi masyarakat,” sambungnya. 
Dari hasil peninjauan tersebut, kata Sofyan, penyerahan bibit sesuai dengan alokasi dalam kontrak dan penyerahannya sudah dilaksanakan 100 persen. 
“Keinginan kami adalah bagaimana proyek-proyek ini semunya berjalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme, sehingga kedepan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat,” bebernya. 
TP4D Sapi Distan Maluku Buru2
Sejumlah sapi yang masuk dalam proyek Pengembangan Perbibitan Ternak di Kabupaten Buru
Apalagi kata Sofyan, esensi dari pembentukan TP4D ini sendiri, adalah untuk mengawal Pemda agar dapat menjalankan kegiatan dengan baik tanpa adanya keraguan, mencegah korupsi dan munculnya permasalahan hukum di kemudian hari. 
“Maka pada kegiatan monitoring kali ini yang diutamakan adalah untuk melihat kualitas atau mutu dari pengadaan yang telah dilakukan sekaligus menggali informasi dari masyarakat penerima manfaat, PPK maupun penyedia tentang kendala dan permalahan yang masih menghambat pelaksanaan proyek tersebut di lapangan,” tandas Sofyan. 
Sementara itu, PPK Distan Provinsi Maluku, Rasyid Ode Arwa menjelaskan, untuk pengembangan perbibitan ternak sapi di Kabupaten Buru dan Buru Selatan sebanyak 166 ekor, dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,151 Miliar. 
“Kabupaten Buru dengan jumlah kelompok penerima sebanyak 14 kelompok dan Buru Selatan 1 kelompok,” rincinya. 
Sedangkan untuk pengembangan ternak kambing, yakni di Kabupaten Buru dan Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak 115 ekor.  
“80 ekor diperuntukan bagi 5 kelompok di Kabupaten Buru dan 3 kelompok  sebanyak 35 ekor di kabupaten SBB, dengan alokasi dana sebesar Rp.227.700.000,” paparnya. 
Termasuk, untuk pengembangan ternak ayam di Kabupaten Buru sebanyak 2.000 ekor yang diperuntukkan bagi 1 kelompok yang terdiri dari 15 orang. 
Untuk pembangunan kandang sebut Rasyid, dilakukan oleh kontraktor atau pihak ketiga. 
“Untuk kandang dan pagar masuk dalam 1 paket. Pagar yang dibangun sebanyak 4 unit yakni 2 kandang BOC dan 2 kandang layer,” tandasnya.
(dp-19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *