Politik dan Pemerintahan

Berkeinginan Kalesang Negeri MI Diperdakan, Ini Pesan Gubernur

7
×

Berkeinginan Kalesang Negeri MI Diperdakan, Ini Pesan Gubernur

Sebarkan artikel ini

Gubmal Kalesang Negeri Diperdakan


Ambon, Dharapos.com
– Kalesang
Negeri Gerakan Sebelas September Murad Ismail (SS – MI) digelar di lapangan
Hatukau, Galunggung, Kota Ambon, Minggu (11/9/2022).

Kegiatan yang digelar untuk
merayakan momentum  hari ulang tahun
Gubernur Maluku setiap tahun dikemas dengan Kalesang Negeri Murad Ismail
berbagi.

Gubernur Murad Ismail mengatakan,
kegiatan Kalesang Negeri tersebut 
dirangkai dalam gerakan 11 September Murad Ismail berbagi, berbagi
merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang telah diselenggarakan dalam beberapa
tahun masa kepemimpinanya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk
membangun dan menumbuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk cinta serta peduli
lingkungan disekitar,” ungkap dia dalam sambutanya.

Dituturkan Gubernur, kegiatan
tersebut pertama kali dilaksanakan di 2020 dengan program kegiatan
bersih-bersih lingkungan secara serentak di 11 Kabupaten dan kota.

“Oleh seluruh jajaran
terkait, bersama komunitas pecinta sungai dan lingkungan dari Islamic Center
sampai ke Batu Gantung, yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi
Maluku,” jelasnya.

Gubernur berkeinginan untuk
menjadikan kegiatan Kalesang Negeri ini menjadi agenda tahunan yang tertuang
dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Kalesang Negeri pada 11
September tahun 2022 ini mengusung tema, “Murad Ismail Berbagi,” tandasnya.

Diakuinya, pembagian  sembako 
bagi korban  bencana  alam di 5 lokasi  (Batu 
Gantong,  Hative  Kecil, Passo, 
Ponegoro,  Batu Merah).

“Begitu juga pembagian  beras bagi masyarakat ekonomi  lemah, di 11 
Kabupaten/Kota, pemberian  pelayanan  kesehatan 
gratis  (KKT, Buru dan 5
lokasi  terdampak  bencana). Pembagian  bibit 1000 anakan  cabek, 300 anakan  mangga, 300 anakan  sukun 
(Kota Ambon)  dan 1500 anakan  pala (Kecamatan   Leihitu),”ungkapnya.

Kalesang Negeri juga dilakukan
bersih-bersih sungai serta lingkungan di tiap daerah masing-masing.

“Harapan saya, Kalesang
Negeri tidak berhenti sampai di sini, tapi akan tetap berlanjut sampai ke anak
cucu kita, dan menjadi budaya bagi generasi yang akan datang,”ingatnya.

Gubernur juga mengapresiasi kepada
Kementerian/lembaga, TNI/Polri, perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN/BUMD,
swasta,  tokoh agama, tokoh adat, tokoh
pemuda, tokoh perempuan, dan siapa saja uang telah berpartisipasi dan
berkontrobusi dalam mensukseskan kegiatan Kalesang Negeri edisi ke-3 ini.

“Pemerintah Provinsi Maluku,
juga telah melaksanakan agenda MI (Membangun Negeri) yang ke-3 di tahun 2022
dengan mata lomba  desa Wisata dan video
dokumenter, permainan lokal. Ini bertujuan untuk mempromosikan potensi
pariwisata Maluku, yang tersebar di 11 Kabupaten dan kota, sehingga lebih
dikenal dan mendatangkan wisatawan baik lokal maupun
mancanegara,”bebernya.

“Dan Alhamdulilah, pada hari
ini juha akan diumumkan juara untuk mata lomba Desa wisata dab video dokumenter
dan permainan lokal,”sambungnya.

Menutup sambutanya, orang pertama
didaerah ini menyampaikan pantun.”Membawa senjata ke medan perang, pergi
bertempur beramai-ramai ketika bisa membantu seorang, hati tentu terasa damai.
Pergi tamasya ke Barastagi  ketemu
Artis  Indra Bekti, andaikata kita ikhlas
untuk berbagi biar menjadi pahala di akhirat nanti.

Akhirnya semoga Allah SWT, Tuhan
yang Maha besar, selalu meridhoi kita, dalam tugas dan pengabdian bagi bangsa
dan Provinsi Maluku yang sama-sama kita cintai,”pungkasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Widya
Pratiwi Murad, Forkopimda, Pimpinan OPD Maluku, sejumlah  Bupati dan Walikota, tamu undangan lainya
serta masyarakat penerima bantuan.

(dp-19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *