Politik dan Pemerintahan

Desy Kosita Hallauw Nahkodai KPPG Maluku, Golkar Perkuat Barisan Perempuan Hadapi Pemilu 2029

6
×

Desy Kosita Hallauw Nahkodai KPPG Maluku, Golkar Perkuat Barisan Perempuan Hadapi Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
IMG 20261106 WA0036 scaled

Ambon, Dharapos.com – Partai Golkar Provinsi Maluku mulai memperkuat barisan politik perempuannya menjelang Pemilu 2029. Langkah ini ditandai dengan pengukuhan Desy Kosita Hallauw sebagai Ketua Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PD KPPG) Provinsi Maluku periode 2026-2030.

Desy dikukuhkan oleh Wakil Ketua Umum I Pimpinan Pusat (PP) KPPG, Ratu Dian Hatifa, di Amaris Hotel Ambon, Jumat (6/11/2026). Pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan Orientasi Kesatuan Perempuan Partai Golkar Provinsi Maluku.

Ratu Dian Hatifa mengatakan, Desy merupakan sosok perempuan energik yang memiliki kapasitas sebagai politisi dan diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan organisasi perempuan Partai Golkar di Maluku.

Menurutnya, kepemimpinan Desy menjadi momentum penting untuk memperkuat mesin politik partai, terutama dalam menghadapi agenda politik mendatang, mulai dari Pilkada, Pilpres hingga Pemilu Legislatif 2029.

Ia berharap, KPPG Maluku dapat melahirkan kader-kader perempuan potensial yang mampu mengambil peran strategis dalam politik dan pemerintahan, termasuk meningkatkan keterwakilan Partai Golkar di DPR RI.

Ratu menjelaskan, terdapat tiga agenda utama yang harus menjadi perhatian kepengurusan KPPG Maluku, yakni konsolidasi organisasi, pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building), serta pemantapan kader menghadapi Pemilu Legislatif 2029.

IMG 20261106 WA0037 scaled
Wakil Ketua Umum I Pimpinan Pusat (PP) KPPG, Ratu Dian Hatifa (Kanan) Bersama Ketua PD KPPG Provinsi Maluku, Desy Kosita Hallauw (Kiri) 

Selain penguatan politik, ia juga menekankan pentingnya program pemberdayaan ekonomi perempuan yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurutnya, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memiliki kemandirian dan kemampuan untuk mengambil bagian dalam menentukan kebijakan.

Sementara itu, Desy Kosita Hallauw mengakui, memberdayakan perempuan bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan kerja bersama dan konsolidasi yang kuat agar perempuan semakin berani mengambil peran dalam berbagai bidang, termasuk politik.

“Ini merupakan pekerjaan rumah bagi saya untuk bisa berkonsolidasi bersama teman-teman lebih baik lagi, memajukan Partai Golkar di Provinsi Maluku serta memberdayakan perempuan-perempuan supaya kita tidak dipandang sebelah mata atau terdiskriminasi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Desy juga menyebut kader perempuan yang direkrutnya memiliki militansi dan pengalaman dalam memperjuangkan suara Partai Golkar, bahkan sejak Pemilu 2024.

“Saya mau bilang bahwa kader-kader yang saat ini saya rekrut adalah kader-kader perempuan yang sangat militan. Mereka sudah saya kenal sebelum Pemilu 2024 dan militan dalam menyumbangkan suara bagi Partai Golkar,” katanya.

Dengan kekuatan tersebut, Desy optimistis konsolidasi dan kerja kader perempuan akan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029.

Ia berharap, semakin banyak perempuan Golkar yang mengambil bagian dalam posisi strategis, baik di lembaga legislatif maupun pemerintahan daerah.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *