Politik dan Pemerintahan

Gubernur Murad : Jangan Pasien Mati Dulu Baru Dilayani

44
×

Gubernur Murad : Jangan Pasien Mati Dulu Baru Dilayani

Sebarkan artikel ini

Gubmal MI RSUDHaulussy Pasien Mati
Gubernur Maluku Murad Ismail saat menyampaikan arahannya

Ambon, Dharapos.com – Gubernur Maluku Murad Ismail melakukan
kunjungan ke RSUD dr. M. Haulussy  Ambon,
Selasa (1/6/2021).

Dalam kunjungannya pada salah satu unit pelayanan kesehatan
milik Pemerintah Provinsi Maluku ini, dirinya mengharapkan adanya perbaikan
pelayanan dan pembenahan manajemen.

“Jangan pasien mati dulu baru dilayani,” tegasnya.

Gubernur mengingatkan bahwa pelayanan yang diberikan harus
fleksibel dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sehingga tidak ada
alasan apapun dari rumah sakit menghambat itu.

“Dari awal saya beritahu bahwa jangan ada lagi orang
sakit yang tidak langsung dilayani, ditanya dari mana, ktpnya, sampai mati baru
dilayani. Itu yang saya tidak suka,” cetusnya lagi.

Lanjut Gubernur, pelayanan kepada masyarakat merupakan hal
yang harus didahulukan dan setelah itu barulah dilakukan urusan administrasi
terhadap pasien.

RSUD Haulussy juga, tekan Gubernur, harus dapat mengelola
keuangannya serta dapat memberikan manfaat besar dalam melakukan pelayanannya.

Selaku kepala daerah, dirinya mengharapkan pelayan RSUD
Haulussy kepada masyarakat dilakukan dengan baik dan sepenuh hati serta tidak
lagi adanya laporan masyarakat terkait keluhan terhadap pelayanan yang
diberikan.

“Kalau orang yang masuk RS tidak punya BPJS, tidak punya
apa-apa kasih tahu saya? Saya bayar, dari pada kalian bertanya sampai dia mati,
itu yang saya tidak suka!” tegasnya lagi.

Selain itu, Gubernur Murad mengingatkan dalam melakukan
pelayanan agar tidak memandang status pasien.

“Orang yang mau mati harus didahulukan pelayanannya
bukan Wali Kota atau Gubernur yang harus dilayani lebih dahulu,” tandasnya.

Tak lupa, Gubernur juga menekankan perlunya strategi Pemda
serta seluruh OPD dalam melakukan pengawasan yang optimal.

(dp-19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *