Daerah

Cegah TPPO di Wilayah Pesisir Aru, Polres Aru-Divhubinter-IOM Sosialisasi Ini ke Nelayan

0
×

Cegah TPPO di Wilayah Pesisir Aru, Polres Aru-Divhubinter-IOM Sosialisasi Ini ke Nelayan

Sebarkan artikel ini
Polres Aru Sos Cegah TPPO

Dobo, Dharapos.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru memperkuat pengawasan wilayah perairan melalui kegiatan sosialisasi “Migrasi Aman dan Risiko Penyelundupan Orang” yang digelar di Gedung BPKAD setempat, Rabu (22/4/2026).

Giat yang mengusung tema “Aku Nelayan, Melaut Aman, dan Taat Aturan” ini merupakan kolaborasi strategis antara Polres Kepulauan Aru, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, dan International Organization for Migration (IOM) guna membentengi masyarakat pesisir dari ancaman kejahatan lintas negara.

Kapolres AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H., dalam arahannya menekankan bahwa nelayan memiliki peran krusial sebagai “mata dan telinga” kepolisian di laut. Mengingat rekam jejak kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Kapolres mengingatkan bahwa letak geografis Kepulauan Aru sangat rentan dijadikan jalur keluar-masuk ilegal oleh sindikat kejahatan. Polri berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran keimigrasian demi menjaga kedaulatan dan keamanan warga lokal.

Kehadiran Polri dalam agenda ini juga diperkuat oleh perwakilan Divhubinter Polri, Iptu Diona Riskafuri, S.Hum., M.A., yang bertindak sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, pihak Divhubinter memberikan edukasi mendalam mengenai pola-pola penyelundupan manusia yang semakin canggih dan sering kali memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.

Polres Aru Sos Cegah TPPO2Edukasi ini bertujuan agar para nelayan tidak hanya waspada terhadap ancaman luar, tetapi juga memahami konsekuensi hukum jika terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

Plt. Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Aru Benyamin Batmomolin, yang membuka acara tersebut, turut mengapresiasi langkah proaktif Polri dan IOM.

Ia menyatakan bahwa infiltrasi kepentingan asing melalui jalur laut merupakan ancaman nyata yang harus dicegah sejak dini.

Sinergi antara otoritas keamanan dan instansi Pemda diharapkan mampu menciptakan sistem deteksi dini di setiap desa pesisir guna menangkal iming-iming pekerjaan ilegal ke luar negeri yang kerap berujung pada eksploitasi.

Kegiatan yang dihadiri para pengusaha perikanan dan nelayan lokal ini diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai langkah-langkah pelaporan jika ditemukan aktivitas mencurigakan di tengah laut.

Melalui sosialisasi ini, Polres Aru berharap kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat, sehingga wilayah perairan Aru tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga aman dari praktik penyelundupan manusia dan kejahatan transnasional lainnya

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *