Daerah

Kantah Aru-Bank Maluku Gelar Penyuluhan ARA di Desa Jabulenga

6
×

Kantah Aru-Bank Maluku Gelar Penyuluhan ARA di Desa Jabulenga

Sebarkan artikel ini
Kantah Aru Penyuluhan ARA di Desa Jabulenga

Dobo, Dharapos.com – Semangat Reforma Agraria yang berkeadilan kembali bergelora di Bumi Jargaria.

Memanfaatkan momentum hari Jumat yang penuh berkah, Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar kegiatan Penyuluhan Akses Reforma Agraria (ARA) yang dipusatkan di Balai Desa Jabulenga, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset tanah masyarakat pasca-sertipikasi agar bertransformasi menjadi modal usaha yang produktif.

Agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantah Kepulauan Aru bersama jajaran staf teknis, serta berkolaborasi erat dengan Pimpinan Bank Maluku Malut dan Kepala Seksi Pemasaran sebagai narasumber penyedia akses permodalan.

Kehadiran tim disambut hangat oleh Pemerintah Desa dan masyarakat Jabulenga. Dalam sambutannya, Kepala Desa Jabulenga membakar semangat warga dengan merefleksikan keberhasilan program reforma agraria sebelumnya.

“Kesuksesan Akses Reforma Agraria (ARA) di tahun ini harus sama besarnya, bahkan wajib melampaui keberhasilan program GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) yang telah kita ukir bersama pada tahun 2025 lalu,” tegas Kepala Desa.

Ia mengibaratkan sertipikat tanah yang dipegang warga hari ini barulah berupa benih yang unggul. Agar benih tersebut tidak mati dan hanya tersimpan di dalam lemari, maka penyuluhan akses permodalan dan pelatihan inilah yang bertindak sebagai pupuk dan airnya, sehingga kelak dapat berbuah kemakmuran bagi desa.

Kantah Aru Penyuluhan ARA di Desa Jabulenga2Kades juga menegaskan Pemerintah Desa Jabulenga mendukung penuh kegiatan ini dan meminta seluruh masyarakat untuk melepaskan keraguan, satu komando, dan berjalan bersama-sama demi kemajuan ekonomi keluarga.

Suasana balai desa sempat berubah menjadi haru sekaligus penuh optimisme saat jajaran Kantah Aru memberikan arahan dan komitmennya.

Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantah Kepulauan Aru menegaskan bahwa kehadiran mereka di Jabulenga bukan sekadar menggugurkan kewajiban seremonial belaka.

“Kami dari Kantor Pertanahan tidak akan lepas tangan begitu saja. Kami berjanji akan memberikan pendampingan secara total dan berkelanjutan, mulai dari awal proses pengajuan, pengelolaan, sampai bapak dan ibu sekalian benar-benar mandiri dalam usahanya dan merasakan kesejahteraan yang nyata dari hasil tanah sendiri,” ujar Kepala Seksi di hadapan warga.

Komitmen tersebut diperkuat oleh pernyataan menyentuh dari salah satu staf teknis Seksi Penataan dan Pemberdayaan.

Di hadapan para perangkat desa dan warga, ia mengungkapkan bahwa ikatan kerja di Kepulauan Aru telah menjelma menjadi ikatan batin yang kuat.

Kantah Aru Penyuluhan ARA di Desa Jabulenga3“Secara garis keturunan atau asal-usul, kami jajaran staf memang banyak yang datang dari luar daerah Aru. Namun, sejak kaki kami melangkah dan mengabdi di tanah ini, kami sudah menganggap diri kami sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat Aru. Jiwa dan raga kami sudah menjadi anak Aru. Karena itulah, kami datang ke Jabulenga hari ini membawa berita penting ini, dengan satu ketulusan hati: ingin berjalan bersama-sama menyejahterakan masyarakat Aru,” ungkap staf tersebut yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh ruangan.

Pihak Bank Maluku Malut yang diwakili oleh Pimpinan Cabang dan Kepala Seksi Pemasaran kemudian menyambung komitmen tersebut dengan membedah skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang aman, mudah, dan terjangkau bagi para petani, nelayan, serta pelaku UMKM lokal.

Kegiatan penyuluhan yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan monitoring intensif di lapangan.

Melalui sinergi emosional dan profesional ini, tanah Jabulenga kini tidak hanya memiliki nilai hukum lewat sertipikat, tetapi siap menjelma menjadi sumber kehidupan yang memakmurkan seluruh masyarakatnya.

(KPA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *