Utama

Pertamina AFT Pattimura Dorong Pendidikan Lingkungan Sejak Dini Lewat Program PAUD Sadar Lingkungan

5
×

Pertamina AFT Pattimura Dorong Pendidikan Lingkungan Sejak Dini Lewat Program PAUD Sadar Lingkungan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260208 WA0040

Ambon, Dharapos.com – Komitmen Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura dalam mendukung pendidikan berbasis lingkungan terus diwujudkan lewat program CSR PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan.

Komitmen tersebut kembali diperkuat melalui kegiatan sharing session Program Bincang Asik (BIAS) bertema Mendidik Generasi Cinta Lingkungan, yang membahas pentingnya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui metode pembelajaran kreatif dan inklusif.

Community Development Officer Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura, Mirtha Aulia mengatakan, program PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Ring 1 operasional.

“Melalui program CSR PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan ini, Pertamina AFT Pattimura berupaya mewujudkan peningkatan kualitas hidup melalui akses pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat di wilayah Ring 1 operasional. Kami berharap program ini mampu menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Mirtha, Selasa (19/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai inovasi pembelajaran lingkungan, mulai dari ecobricking, pemilahan sampah, menanam tanaman, hingga pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit menjelaskan, keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pendidikan lingkungan di sekolah tersebut. Menurutnya, berbagai kegiatan daur ulang dilakukan bersama antara guru, orang tua dan anak agar kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh secara bersama-sama.

“Di sekolah kami, orang tua juga dilibatkan dalam proses pembelajaran melalui berbagai kegiatan daur ulang sampah yang melibatkan guru, orang tua dan anak. Salah satunya melalui pembelajaran mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Harapannya, kesadaran lingkungan tidak hanya tumbuh pada anak-anak tetapi juga pada para orang tua,” ungkapnya.

Salah satu inovasi yang diterapkan PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan adalah mekanisme SPP Berbayar Sampah, yang menjadi solusi bagi orang tua murid dengan keterbatasan ekonomi.

“Orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah kami tidak perlu membayar biaya SPP, hanya perlu menyetorkan sebanyak 10 kilogram sampah plastik atau 20 kilogram sampah kertas. Hal ini kami lakukan agar tidak membebani orang tua secara ekonomi,” jelas Nilci Sainyakit.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas menegaskan, program pendidikan berbasis lingkungan menjadi bentuk nyata kehadiran perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pertamina Patra Niaga terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan lembaga pendidikan lainnya,” tutup Ispiani.

Melalui kolaborasi bersama PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang lebih peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *