Utama

Rayakan HUT ke-28, SMTPI Jemaat Kezia Berbagi Kasih Bersama Anak-anak SLB Liliani 2

6
×

Rayakan HUT ke-28, SMTPI Jemaat Kezia Berbagi Kasih Bersama Anak-anak SLB Liliani 2

Sebarkan artikel ini
IMG 20261025 WA0044 scaled

Ambon, Dharapos.com – Perayaan ulang tahun bukan sekadar ungkapan syukur atas pertambahan usia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menebarkan kasih dan kepedulian kepada sesama. Semangat inilah yang mewarnai perayaan HUT ke-28 Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) Jemaat Kezia, Minggu (25/10/2026).

Dalam momentum tersebut, SMTPI Jemaat Kezia memilih merayakannya bersama para guru dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Liliani 2 di Negeri Latuhalat, Kota Ambon.

as

Ketua Komisi Anak Remaja Katekisasi Jemaat Kezia, Desy Kosita Hallauw, mengatakan HUT SMTPI sebenarnya jatuh pada 21 Oktober 2026. Namun, ibadah syukur dan kegiatan kebersamaan baru dilaksanakan pada Minggu.

Kegiatan diawali dengan ibadah bersama, dilanjutkan dengan kuis bagi anak-anak serta pembagian hadiah berupa alat tulis dan tumbler. Sementara itu, para guru SLB Liliani 2 menerima bantuan sembako berupa beberapa karung beras.

IMG 20261025 WA0038

Bagi Desy, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan bagian dari upaya menanamkan nilai kasih, kepedulian, dan sikap menerima perbedaan kepada anak-anak sejak dini.

Menurutnya, perjumpaan anak-anak SMTPI dengan siswa SLB Liliani 2 menjadi kesempatan berharga untuk belajar bahwa setiap orang memiliki keadaan dan keterbatasan yang berbeda, tetapi semuanya tetap layak mendapatkan kasih dan perhatian.

“Beta selaku Ketua Komisi Anak Remaja Katekisasi Jemaat Kezia ingin menyampaikan pesan kepada anak-anak bahwa dalam katong punya kehidupan, katong hidup berdampingan satu dengan yang lain. Pasti ada banyak perbedaan,” ungkap Desy.

Ia menegaskan, perbedaan bukan alasan untuk menjauhkan diri dari sesama. Sebaliknya, anak-anak perlu belajar menerima, menghargai, dan membangun kebersamaan tanpa memandang kondisi fisik maupun mental seseorang.

“Anak-anak SMTPI harus bisa menerima itu. Harus bisa berbagi kasih, harus bisa ada dalam kebersamaan, berbagi cinta kasih bersama dengan teman-teman mereka di SLB tersebut,” ujarnya.

Desy berharap, pengalaman kebersamaan tersebut dapat membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang peduli, mampu menghargai sesama, serta tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang untuk menjalin persaudaraan.

Baginya, semangat berbagi dalam perayaan HUT ke-28 ini menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi, itu pesan yang ingin beta sampaikan, sehingga katong bisa hidup dalam kasih, berdampingan antara satu dengan yang lain, sama seperti yang Tuhan Yesus inginkan,” tandasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *