Ambon, Dharapos.com – Pelaksanaan 17 Program Prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon disebutkan belum maksimal karena ketidakpahaman organisasi perangkat daerah (OPD).
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kota Ambon, Jopi Papilaya pada Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kamari Hotel, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, pemahaman OPD lingkup Pemkot Ambon hanya bertumpu pada kegiatan- kegiatan yang dibiayai melaui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), padahal dapat direalisasikan melalui skema yang lain.
“Semua program harus terhubung, APBD adalah alat untuk melaksanakan program-program prioritas bukan sebaliknya,” sebutnya.
Diterangkan Papilaya, dari 17 program prioritas yang telah ditetapkan jika dirincikan ada 200 lebih kegiatan turunan yang wajib dikerjakan oleh OPD. Namun masih ditemukan kesalahan dalam pengelompokan program.
Kendati demikian, kata Papilaya, hal ini masih dalam kewajaran karena merupakan awal implementasi dan harus segera diperbaiki agar tidak berdampak di masa mendatang.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap rencana kerja OPD agar seluruh program dapat berjalan maksimal sesuai dengan RKPD Kota Ambon.
“Peningkatan pemahaman program-program prioritas ini penting agar sejalan dengan kebijakan Pemerintah, yang tujuannya tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
(dp-19)













