Utama

KADIN Maluku 2025–2030 Perkuat Kolaborasi Usaha dan Pemerintah, Fokus Dorong Ekonomi Daerah

6
×

KADIN Maluku 2025–2030 Perkuat Kolaborasi Usaha dan Pemerintah, Fokus Dorong Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 WA0025

Ambon, Dharapos.com – Pelantikan dan Rapat Pimpinan Provinsi (Raprimprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Maluku periode 2025–2030 berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan yang digelar di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum KADIN Pusat, Anindya Novyan Bakrie, bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Ketua TP-PKK Maluku Maya Baby Lewerissa, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, serta Ketua KADIN Provinsi Maluku M. Armyn Syarif Latuconsina. Turut hadir pula perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota se-Maluku.

Pelantikan ini menandai langkah baru KADIN Maluku dalam memperkuat posisi sebagai wadah dunia usaha sekaligus penggerak ekonomi daerah. Dengan kepengurusan yang baru, organisasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya unggulan Maluku.

Dalam sambutannya, Anindya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. “KADIN harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah, khususnya di Maluku, dengan memanfaatkan potensi lokal serta memperkuat daya saing pelaku usaha,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengurus KADIN Maluku untuk membangun ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk memperluas jaringan investasi dan mengembangkan sektor-sektor unggulan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KADIN Provinsi Maluku, M. Armyn Syarif (Sam) Latuconsina, dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk menjadikan KADIN sebagai organisasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha di daerah. Ia menekankan pentingnya penguatan UMKM, peningkatan kapasitas pengusaha lokal, serta mendorong hilirisasi potensi unggulan daerah.

“Kami ingin KADIN hadir sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku usaha di Maluku. Kolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder akan terus diperkuat demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Panitia, Abas Rumadan, dalam laporannya menegaskan bahwa Raprimprov bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah strategis dalam mendorong kebangkitan ekonomi daerah.

“Raprimprov ini menjadi momentum memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku,” katanya.

Sebanyak 11 DPD kabupaten/kota turut ambil bagian sebagai bentuk soliditas organisasi dalam memperkuat jaringan dan kolaborasi antar pelaku usaha. Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan UMKM, peningkatan investasi, hingga pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai potensi unggulan daerah.

Raprimprov juga dirangkaikan dengan pameran yang bertujuan membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memperluas akses pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Abas menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. “Kami berharap pelaku usaha di Maluku semakin inovatif dan mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi global,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelantikan dan Raprimprov ini, KADIN Maluku diharapkan tampil sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah, sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Provinsi Maluku.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *