Ambon, Dharapos.com – Upaya penanganan potensi banjir di Sungai Wailawa mulai dipercepat. Legislator DPRD Kota Ambon, William Mairuhu, menggelar pertemuan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku guna membahas kondisi sungai yang kerap menjadi titik rawan saat musim hujan.
Pertemuan yang berlangsung di kantor BWS Maluku itu mengungkap sejumlah titik kritis di sepanjang Sungai Wailawa yang berpotensi memicu banjir dan berdampak langsung pada lingkungan serta permukiman warga.
Merespons hal tersebut, pihak BWS Maluku bergerak cepat dengan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung.
“Kami langsung mengarahkan tim untuk melihat kondisi di lapangan agar bisa menentukan langkah penanganan yang tepat,” ujar Kepala BWS Maluku, Fery Moun Hepy kepada awak media, Senin (27/4/2026).
Tak hanya itu, BWS juga meminta Pemerintah Negeri setempat segera menyampaikan surat resmi sebagai dasar administrasi untuk memproses penanganan lebih lanjut.
Menurutnya, dukungan pemerintah negeri dan masyarakat menjadi faktor penting agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan.
“Koordinasi dan kolaborasi menjadi kunci utama agar penanganan ini bisa berjalan maksimal,” tegasnya.
BWS Maluku memastikan tetap memberi perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya ancaman banjir akibat kondisi sungai.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, upaya penanganan akan tetap dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan harapan dukungan semua pihak terus menguat.
(dp-53)













