Utama

Organda Ambon Tak Main-main: Sopir Mabuk dan Ugal-ugalan Siap Disanksi Tegas

34
×

Organda Ambon Tak Main-main: Sopir Mabuk dan Ugal-ugalan Siap Disanksi Tegas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260506 121756 860 scaled
0-4096x3072-0-0-{}-0-24#

Ambon, Dharapos.com – Ketertiban di jalan raya kembali menjadi sorotan. Ketua Organda Kota Ambon, Agustinus Pical, angkat suara dengan nada tegas: tidak ada toleransi bagi pengemudi angkutan umum yang melanggar aturan, apalagi yang membahayakan keselamatan.

Pical menegaskan, setiap kebijakan pemerintah di sektor transportasi bukanlah bentuk pembatasan, melainkan langkah perlindungan bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta para sopir untuk tidak sekadar memahami aturan, tetapi juga menjalankannya dengan penuh kesadaran.

“Ini bukan soal aturan semata, tapi soal keselamatan bersama. Semua harus patuh,” ujarnya lugas.

Namun realitas di lapangan masih jauh dari harapan. Berbagai pelanggaran kerap terjadi, mulai dari kebiasaan membunyikan klakson berlebihan, memutar musik dengan volume tinggi, hingga aksi nekat mengemudi dalam kondisi mabuk.

Bagi Pical, pelanggaran semacam itu bukan lagi hal sepele. Ia menilai tindakan tersebut sudah masuk kategori berbahaya dan harus ditindak tegas.

“Kalau sampai mengemudi dalam keadaan mabuk, itu sudah sangat fatal. Tidak boleh dibiarkan. Sanksinya harus tegas, bahkan sampai pencabutan izin,” tegasnya.

Selain mengancam keselamatan, perilaku tidak tertib juga berdampak langsung pada kenyamanan publik. Warga yang tinggal di sepanjang jalur transportasi hingga penumpang yang membutuhkan ketenangan seringkali menjadi korban kebisingan.

“Jalan itu ruang bersama. Harus ada etika. Jangan merasa paling berhak,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Organda Kota Ambon akan terus memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap para pengemudi. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus menciptakan budaya berkendara yang lebih disiplin.

Di akhir pernyataannya, Pical mengajak seluruh pihak untuk tidak abai terhadap keselamatan di jalan.

“Keselamatan bukan tanggung jawab satu pihak. Ini tanggung jawab kita semua. Mari jaga Ambon tetap aman dan tertib,” tutupnya. (dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *