Politik dan Pemerintahan

Musancab PDI Perjuangan Ambon, Lucky Nikijuluw Tegaskan Politik Pengabdian untuk Rebut Hati Rakyat

18
×

Musancab PDI Perjuangan Ambon, Lucky Nikijuluw Tegaskan Politik Pengabdian untuk Rebut Hati Rakyat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260509 105357 262 scaled
0-4096x3072-0-0-{}-0-24#

Ambon, Dharapos.com – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kota Ambon bukan sekadar agenda pembentukan struktur partai di tingkat kecamatan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat politik pengabdian sekaligus mempertegas keberpihakan partai kepada rakyat kecil menjelang dinamika politik ke depan.

Musancab yang berlangsung, Sabtu (9/5/2026) itu turut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur Watubun beserta jajaran fungsionaris partai, pengurus DPC, PAC hingga kader partai dari berbagai wilayah di Kota Ambon.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh kader partai harus memahami perjuangan politik bukan sebagai perebutan posisi atau jabatan, melainkan panggilan pengabdian yang lahir dari tanggung jawab moral terhadap masyarakat.

“Ini bukan soal siapa yang memimpin atau mendapatkan jabatan. Yang paling penting adalah bagaimana kita bekerja, mengabdi, dan hadir untuk rakyat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Musancab dilaksanakan untuk lima kecamatan di Kota Ambon yakni Teluk Ambon, Baguala, Sirimau, Nusaniwe, dan Leitimur Selatan. Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, seluruh struktur partai tetap bergerak cepat melakukan konsolidasi demi memastikan agenda organisasi berjalan sesuai instruksi partai.

Menurut Lucky, Musancab merupakan amanat organisasi yang diatur dalam AD/ART partai serta Peraturan Partai Nomor 01 tentang pelaksanaan konferensi dan musyawarah partai hingga tingkat bawah. Karena itu, penguatan struktur partai sampai ke ranting dan anak ranting menjadi langkah penting untuk menjaga soliditas organisasi.

“PAC adalah salah satu pilar penting partai. Setelah DPP, DPD, dan DPC, masih ada ranting dan anak ranting yang menjadi kekuatan utama partai di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lucky mengakui proses konsolidasi internal tidak mudah. Sejak kepengurusan dibentuk pada November 2025, berbagai dinamika, perbedaan gagasan, hingga pandangan politik terus terjadi dalam tubuh organisasi. Namun seluruh perbedaan tersebut, kata dia, harus disatukan demi kepentingan partai dan rakyat.

Ia juga mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk menjaga integritas, loyalitas, dan tidak terjebak dalam politik pragmatis. Sebab, partai harus tetap hadir melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dalam enam bulan terakhir, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon disebut terus menjalankan berbagai program sosial dan kemasyarakatan. Mulai dari gerakan politik hijau melalui penanaman pohon di Negeri Soya, pembentukan posko pelayanan peziarah saat Idulfitri, hingga aksi sosial menyasar pekerja informal pada momentum Hari Buruh Internasional.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan jaminan kerja bagi pengemudi ojek, becak, sopir truk, dan sopir pick up. Program tersebut mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian selama tiga bulan.

Lucky menegaskan, langkah tersebut merupakan implementasi instruksi partai untuk terus “turun ke bawah” atau turba, mendengar langsung keluhan masyarakat kecil.

“Wong cilik harus disentuh. Kita harus hadir di tengah rakyat, mendengar mereka dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi,” katanya.

Selain fokus pada kerja sosial, PDI Perjuangan Kota Ambon juga mulai mempersiapkan agenda Liga Kampung Soekarno Cup yang akan berlangsung di Lapangan Lantamal Ambon pada 16 Mei mendatang sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

Di akhir sambutannya, Lucky menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPD PDI Perjuangan Maluku, anggota Fraksi DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta seluruh kader dan sesepuh partai yang selama ini terus memberikan dukungan maupun kritik untuk kemajuan partai.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan Kota Ambon menargetkan kemenangan pada Pemilu 2029 dengan mengedepankan kerja nyata dan kedekatan dengan rakyat.

“Kita tidak boleh berhenti berjuang. Banyak harapan masyarakat yang dititipkan kepada PDI Perjuangan dan itu harus dijawab lewat kerja nyata,” pungkasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *