Politik dan Pemerintahan

Respons Cepat Wali Kota Ambon, Perumdam Tirta Yapono Segera Perbaiki Jaringan Air Bersih Toisapu

0
×

Respons Cepat Wali Kota Ambon, Perumdam Tirta Yapono Segera Perbaiki Jaringan Air Bersih Toisapu

Sebarkan artikel ini
IMG 20260716 WA0044

Ambon, Dharapos.com – Pemerintah Kota Ambon melalui Perumdam Tirta Yapono bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait krisis distribusi air bersih di Dusun Toisapu, Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan.

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, menerima laporan dari salah satu Ketua RT mengenai terganggunya distribusi air pada jaringan yang dibangun oleh pihak ketiga sejak 2010 dan selama ini dimanfaatkan oleh warga.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Ir. Pieter (Piet) Saimima, M.Si, mengatakan dirinya bersama tim langsung turun ke lapangan atas arahan Wali Kota untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.

“Sesuai laporan yang diterima Pak Wali Kota dari salah satu RT di Dusun Toisapu, terdapat persoalan distribusi air bersih. Ada warga yang masih mendapatkan air, tetapi ada juga yang sama sekali tidak mendapatkannya. Karena itu, Pak Wali Kota meminta kami segera mengatasi persoalan ini,” ujar Piet kepada media melalui sambungan telepon, Kamis (16/7/2026).

Dari hasil peninjauan, debit air dari sumber dinilai masih mencukupi. Namun, tim menemukan sejumlah titik kebocoran pada jaringan pipa yang telah berusia cukup lama.

“Debit air sebenarnya bagus. Namun, terdapat beberapa titik kebocoran pada pipa, baik dari sumber menuju bak penampung maupun dari bak penampung ke rumah-rumah warga. Kondisi ini diduga menjadi penyebab distribusi air tidak merata,” jelasnya.

Piet mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Dusun, Ketua RT, serta tokoh masyarakat yang turut mendampingi proses peninjauan di lapangan.

IMG 20260716 WA0045

Untuk memastikan penyebab utama gangguan distribusi, Perumdam Tirta Yapono akan melakukan survei teknis secara menyeluruh pada pekan depan.

“Kami akan memastikan apakah persoalannya memang disebabkan oleh kebocoran pipa yang mengurangi tekanan air atau ada faktor lain. Kami berharap satu hingga dua hari setelah survei selesai, hasilnya sudah bisa diketahui,” katanya.

Setelah hasil survei diperoleh, Perumdam akan mengundang para tokoh masyarakat ke kantor untuk mempresentasikan kondisi jaringan sekaligus menyusun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Piet menegaskan Perumdam siap memperbaiki seluruh kerusakan jaringan demi memastikan masyarakat kembali memperoleh layanan air bersih yang layak.

Ia juga mengungkapkan adanya kendala dalam pengelolaan jaringan karena iuran pemeliharaan sebesar Rp20 ribu per bulan yang telah disepakati bersama belum dibayarkan secara merata oleh masyarakat. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi Perumdam untuk turun tangan.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, Perumdam tetap hadir sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Ambon, khususnya program prioritas Bapak Wali Kota dalam memperluas akses air bersih, bukan hanya pada jaringan milik Perumdam, tetapi juga di wilayah yang belum memiliki jaringan Perumdam,” tegasnya.

IMG 20260716 WA0043

Piet menjelaskan, Dusun Toisapu menjadi wilayah ketiga yang mendapat penanganan jaringan air non-Perumdam. Sebelumnya, Perumdam telah melakukan perbaikan serupa di Negeri Ema dan Negeri Kilang.

Ia berharap seluruh proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat kembali menikmati layanan air bersih secara normal.

Selain berdampak pada warga, terganggunya distribusi air juga memengaruhi aktivitas pendidikan di wilayah tersebut.

“Air yang biasanya mengalir ke sekolah sudah hampir dua bulan tidak tersedia. Kondisi ini tentu menyulitkan aktivitas belajar mengajar dan kebutuhan sanitasi siswa. Hal ini menjadi perhatian serius Pak Wali Kota agar segera ditangani,” tutup Piet.

Sementara itu, Kepala Dusun Toisapu, Philipus Souhuwat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan Perumdam Tirta Yapono atas respons cepat terhadap keluhan masyarakat.

“Saya mewakili seluruh masyarakat Dusun Toisapu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas respons yang sangat cepat terhadap permasalahan air bersih yang kami hadapi selama ini. Kami juga berterima kasih kepada pihak Perumdam Tirta Yapono yang telah berkenan datang dan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Philipus.

Menurutnya, komitmen yang disampaikan Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono untuk segera menangani persoalan tersebut telah memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terdampak kerusakan jaringan pipa.

Dengan adanya survei teknis dan rencana perbaikan infrastruktur dalam waktu dekat, warga optimistis persoalan distribusi air bersih yang telah mengganggu kebutuhan rumah tangga maupun sekolah selama beberapa waktu terakhir dapat segera teratasi.

“Kami optimistis, setelah tinjauan dan survei ini selesai, aliran air ke rumah-rumah maupun ke sekolah bisa kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Philipus.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *