Politik dan PemerintahanUtama

Hope Worldwide Indonesia dan TP-PKK Ambon Perkuat Peran Orang Tua Lewat Lima Bahasa Kasih

6
×

Hope Worldwide Indonesia dan TP-PKK Ambon Perkuat Peran Orang Tua Lewat Lima Bahasa Kasih

Sebarkan artikel ini
IMG 20260914 142922 743 scaled
Hope Worldwide Bersama TP-PKK Kota Ambon

Ambon, Dharapos.com – Hope Worldwide Indonesia bersama Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Ambon menggelar kegiatan parenting bertajuk “Kasih yang (Tak) Sampai Lewat 5 Bahasa Kasih” di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan pasangan suami istri Samuel Danang Istitoro dan Yuko Istitoro sebagai narasumber. Keduanya didatangkan langsung dari Jakarta dan dikenal sebagai pemimpin rohani di Gereja Kristus Di Indonesia (GKDI) Solo.

Turut hadir Ketua Yayasan Hope Worldwide Indonesia Michael Tobing, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon Sartje Sapulette, kedua narasumber, serta para peserta kegiatan.

Sebelum kegiatan parenting dimulai, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena bersama Ketua DWP Kota Ambon dan Ketua Yayasan Hope Worldwide Indonesia Michael Tobing menyerahkan bantuan sosial kepada orang tua anak penderita stunting di Kota Ambon.

Mengawali kegiatan, Ketua Yayasan Hope Worldwide Indonesia Michael Tobing mengatakan, parenting menjadi hal penting dalam membangun keluarga, terutama dalam memahami kebutuhan anak serta menciptakan hubungan yang sehat antara orang tua dan anak.

Menurutnya, kasih sayang tidak cukup hanya diberikan, tetapi juga perlu disampaikan dengan cara yang dapat dipahami dan dirasakan oleh penerimanya.

IMG 20260914 143117 100 scaled
Ketua Yayasan Hope Worldwide Indonesia, Michael Tobing

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para orang tua untuk memahami bahwa setiap anak memiliki cara yang berbeda dalam menerima kasih. Karena itu, bagaimana kita menyampaikan kasih menjadi sesuatu yang sangat penting dalam membangun hubungan di dalam keluarga,” kata Michael.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena menyampaikan bahwa kegiatan parenting tersebut menjadi kesempatan penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pemahaman dalam membangun hubungan yang harmonis bersama anak dan keluarga.

IMG 20260914 164412 911 scaled

Menurutnya, kasih sayang, perhatian, dan komunikasi yang baik merupakan hal mendasar dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, para orang tua diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para orang tua, karena melalui pemahaman tentang lima bahasa kasih, kita dapat belajar bagaimana memberikan perhatian dan kasih sayang yang sesuai dengan kebutuhan anak. Dengan demikian, hubungan dalam keluarga dapat semakin erat dan harmonis,” ujar Lisa.

Dalam pemaparannya, Samuel Danang Istitoro menjelaskan lima bahasa kasih, yakni kata-kata pujian (Words of Affirmation), waktu berkualitas (Quality Time), hadiah (Gifts), tindakan melayani (Acts of Service), dan sentuhan fisik (Physical Touch).

Menurutnya, lima bahasa kasih merupakan cara seseorang mengekspresikan dan menerima kasih. Pemahaman terhadap bahasa kasih penting dalam membangun komunikasi serta hubungan yang lebih baik di dalam keluarga.

IMG 20260914 143635 8 1
Samuel Danang Istitoro

“Lima bahasa kasih membantu kita memahami bagaimana seseorang merasa dicintai. Dengan memahami bahasa kasih anak maupun pasangan, kita dapat memberikan perhatian dengan cara yang benar-benar dapat mereka rasakan,” jelas Danang.

Samuel Danang Istitoro merupakan profesional di bidang pengembangan kepemimpinan dan seorang ICF-ACC Executive Coach.

Sementara itu, Yuko Istitoro menjelaskan bahwa penerapan lima bahasa kasih dalam keluarga perlu berfokus pada orang yang menerima kasih. Menurutnya, setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan dan cara yang berbeda dalam merasakan kasih sayang.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak dan pasangan, bukan hanya mengekspresikan kasih sesuai dengan keinginan sendiri.

“Yang menjadi fokus dalam lima bahasa kasih adalah orang yang kita kasihi. Kita perlu memahami apa yang membuat mereka merasa dicintai, sehingga kasih yang kita berikan benar-benar dapat dirasakan dan diterima dengan baik,” jelasnya.

IMG 20260914 145152 355 scaled
Yuko Istitoro

Yuko Istitoro memiliki latar belakang di bidang fashion batik. Setelah berkarya di dunia fashion, ia kemudian mendedikasikan diri dalam pelayanan kerohanian untuk mendampingi suaminya.

Kegiatan parenting ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para orang tua dalam memahami kebutuhan emosional anak serta membangun keluarga yang lebih harmonis melalui penerapan lima bahasa kasih.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *