Ambon, Dharapos.com – Nama Maluku kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Christofel Lewedalu berhasil meraih Juara Inspiratif Wilayah Kepulauan Maluku dan Papua Putra Duta GenRe Indonesia 2026 dalam ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana Nasional (ADUKJAKNAS) 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan pada acara puncak ADUKJAKNAS 2026 yang berlangsung di Auditorium Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Capaian Christofel menjadi kebanggaan tersendiri bagi Maluku, terkhusus Kota Ambon, sekaligus menambah catatan prestasi generasi muda daerah di tingkat nasional.
Christofel sebelumnya tercatat sebagai Duta GenRe Putra Provinsi Maluku. Kiprahnya dalam program GenRe menjadi bagian dari keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan remaja.
Puncak ADUKJAKNAS 2026 turut dihadiri Kepala Kemendukbangga/BKKBN RI Wihaji, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, serta jajaran kepala perwakilan BKKBN dari seluruh Indonesia.
Hadir pula Bunda GenRe Provinsi Maluku Maya Beby Lewerissa, Bunda GenRe Kota Ambon Lisa Wattimena, 68 finalis Duta GenRe Indonesia 2026, dan para tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raffi Ahmad mengajak para generasi muda untuk membangun komunikasi dan hubungan positif lintas generasi.
Menurutnya, perubahan zaman yang berlangsung cepat menuntut generasi muda maupun generasi senior untuk terus belajar dan saling menghargai.
“Yang senior tetap menghargai yang junior, yang junior juga tetap menghargai dan belajar, karena sekarang zaman itu serba cepat dalam berbagai macam perubahan,” kata Raffi.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan keberhasilan orang lain sebagai alasan untuk saling iri. Sebaliknya, keberhasilan seorang teman harus menjadi kesempatan untuk belajar dan berkembang bersama.
“Kalau teman kita ada yang sukses, kita belajar dari dia. Jangan iri. Kita rangkul,” ujarnya.
Raffi turut mengingatkan generasi muda agar bijak menghadapi derasnya arus informasi di media sosial. Ia meminta setiap informasi yang diterima terlebih dahulu diperiksa kebenarannya agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, fitnah, maupun ujaran kebencian.
“Kalau ada informasi, dicek dulu. Jangan mudah terprovokasi,” pesannya.
Sementara itu, penghargaan yang diraih Christofel menjadi salah satu momen penting bagi kontingen Maluku dalam ADUKJAKNAS 2026.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman, kreativitas, membangun komunikasi, serta memperkuat jejaring dalam mendukung program Generasi Berencana (GenRe).
Bagi Maluku, capaian Christofel diharapkan dapat menjadi energi positif bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani tampil di tingkat nasional.
Penghargaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Duta GenRe sebagai bagian dari upaya mendorong remaja agar memiliki wawasan, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta perencanaan kehidupan yang lebih baik.
Dengan diraihnya penghargaan tersebut, Christofel tidak hanya membawa pulang sebuah gelar, tetapi juga membawa nama Maluku dalam salah satu ajang nasional yang mempertemukan generasi muda dari seluruh Indonesia.
(dp-53)













