Ambon, Dharapos.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono menargetkan penyambungan jaringan air bersih bagi warga RT 05/RW 06, Kelurahan Kudamati, Kota Ambon, dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Hingga Senin lalu, tercatat sekitar 57 warga telah mendaftar dan membayar biaya pendaftaran untuk survei penyambungan air bersih.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, mengatakan hal tersebut kepada media, Selasa (20/10/2026). Ia menjelaskan, tim teknis telah melakukan survei lapangan untuk menghitung biaya penyambungan yang harus dibayarkan masing-masing warga.
“Kita telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang berminat. Sampai dengan Senin kemarin, kurang lebih 57 warga sudah mendaftar dan membayar biaya pendaftaran untuk survei. Tim teknis juga telah melakukan survei untuk menghitung biaya penyambungan,” ujar Piet.
Menurutnya, hasil survei dan perhitungan teknis diharapkan dapat diselesaikan pada pekan depan. Setelah itu, warga bisa melakukan pembayaran sesuai besaran biaya penyambungan yang ditetapkan berdasarkan hasil perhitungan tersebut.
Piet berharap, peresmian fasilitas air bersih di kawasan Pertamina sekaligus penyambungan jaringan bagi warga RT 05/RW 06, Kelurahan Kudamati, dapat dilaksanakan pada pekan keempat Oktober 2026.
Ia mengakui, sebagian warga di kawasan tersebut selama ini belum menikmati layanan air bersih secara memadai, meskipun jaringan perpipaan telah terpasang sejak 2012.
“Kita berharap masyarakat di RT 05/RW 06 Kelurahan Kudamati segera mendapatkan fasilitas air bersih sesuai kebutuhan mereka. Jaringan sudah terpasang sejak 2012, sehingga kita akan melihat seluruh kondisi dan kebutuhan air bersih masyarakat di Kota Ambon,” jelasnya.
Piet menegaskan, Perumdam Tirta Yapono terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Di sisi lain, ia berharap sumber air baku tetap terjaga, terutama setelah Kota Ambon melewati musim kemarau berkepanjangan. Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran distribusi air kepada masyarakat.
“Kita berharap sumber air dalam tidak terganggu, sehingga kebutuhan masyarakat dapat disubstitusikan melalui sumur dalam yang tersedia,” tutup Piet.
Penambahan akses melalui jaringan perpipaan dan pemanfaatan sumur dalam diharapkan dapat memperkuat pelayanan Perumdam Tirta Yapono sekaligus menjawab kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Kota Ambon.
(dp-53)














