Daerah

Sasi Adat pada 2 Fasilitas Umum di Dobo Dibuka

17
×

Sasi Adat pada 2 Fasilitas Umum di Dobo Dibuka

Sebarkan artikel ini

Sasi Pelabuhan Dobo dibuka
Proses pembukaan Sasi Adat yang dipasang para tua – tua adat Ursia Urlima di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (18/11/2021) 

Dobo, Dharapos.com Sasi adat
yang di pasang para tua – tua adat Ursia Urlima di Bandara Rar Gwamar dan
Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru akhirnya dibuka kembali,
Kamis (18/11/2021).

Dua fasilitas umum itu disasi pasca putusan majelis hakim Pengadilan
Negeri (PN) Dobo yang menolak gugatan warga Desa Marafenfen atas lahan adat
seluas 689 hektar, Rabu (17/11/2021).

Selain Bandara Rar Gwamar dan Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, sasi adat juga
dilakukan masyarakat terhadap Kantor Pengadilan Negeri Dobo, DPRD dan kantor
Bupati Kepulauan Aru, yang masih dalam tahapan negosiasi.

“Baru Bandara dan Pelabuhan yang dibuka, yang lainnya masih di negosiasi
agar segera dibuka,” ungkap Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Sugeng Kundarwanto.

Ia menambahkan, pihaknya akan selalu berupaya untuk menghadapi masyarakat
dengan sikap persuasif dan humanis.

“Intinya, saat ini kita selalu berupaya untuk menghadapi masyarakat
dengan sikap persuasif dan humanis, sambil bernegosiasi agar fasilitas
pelayanan umum lainnya seperti Kantor Pengadilan Negeri, DPRD dan Kantor Bupati
segera dibuka kembali,” ujar AKBP Sugeng Kundarwanto.

Sementara pantauan media ini, lintas koordinasi dalam rangka mediasi
sekaligus prosesi adat pelepasan sasi (Hawear) pada fasilitas umum antar
Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru dengan Majelis Adat Aru Ursia – Urlima
terjalin dengan baik.

Sasi Bandara Rargwamar Dobo dibuka
Prosesi pembukaan Sasi Adat yang dipasang di Bandara Rar Gwamar Dobo

Faktanya, setelah dilaksanakan negosiasi, para tokoh adat dan Forkopimda
akhirnya sepakat untuk dilakukan pelepasan sasi adat di Bandar udara Rar Gwamar
dan Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Terpisah, Ketua adat Ursia, Ahmat Naflery mengatakan, dengan dilaksanakan
pelepasan sasi adat pada Pagar pintu masuk Bandar udara Rar Gwamar dan
Pelabuhan Yos Sudarso Dobo maka aktivitas di dua fasilitas umum itu dapat
kembali normal.

“Sekarang kita sudah lepas sasi adat. Ini berarti, tidak ada
larangan lagi sehingga aktivitas penerbangan maupun aktivitas di pelabuhan Yos
Sudarso Dobo sudah bisa berjalan normal,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pasca ditolaknya gugatan masyarakat adat atas lahan
seluas 689 hektar melawan TNI AL, ribuan warga langsung menyerang kantor PN
Dobo.

Pintu dan jendela kaca PN Dobo jadi sasaran lemparan batu masa yang sejak
pagi menunggu di sana.

Tak puas, warga juga melakukan sasi adat terhadap Bandara Rar Gwamar
Dobo, Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kantor PN Dobo, DPRD dan Kantor Bupati
Kepulauan Aru.

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *