Utama

Dua Guru Maluku Masuk Enam Terbaik Nasional Program Terpujilah GURU 2026

0
×

Dua Guru Maluku Masuk Enam Terbaik Nasional Program Terpujilah GURU 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260926 WA0232

Ambon, Dharapos.com – Dua guru asal Maluku berhasil menorehkan prestasi nasional dalam program Terpujilah GURU 2026 yang digelar Telkomsel.

Keduanya yakni Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon dan Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah, yang berhasil masuk enam peserta terbaik nasional setelah mengikuti rangkaian program pengembangan kompetensi guru berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

as

Program tersebut ditutup melalui Puncak Anugerah Terpujilah GURU 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Terpujilah GURU 2026 telah berlangsung sejak Mei dan menjangkau lebih dari 3.800 guru SMA, SMK, dan MA melalui roadshow di sejumlah daerah, termasuk Ambon, serta pembelajaran daring.

Dari 1.500 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 400 guru mengikuti akademi daring, 80 guru mendapat pendampingan, hingga akhirnya 12 finalis terbaik mengikuti pelatihan intensif secara luring di Jakarta.

Enam peserta terbaik yang ditetapkan Telkomsel berdasarkan proses belajar, karya akhir, hingga penerapan pembelajaran yakni Sofie Mellyani F. dari SMAN 4 Surabaya, Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung, Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon, A. Arief R. dari SMKN 1 Garut, Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar, dan Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah.

Salah satu peserta terbaik, Tressya Litaay, mengatakan kehadiran AI membuka peluang, termasuk bagi anak-anak di daerah pedesaan.

“Melalui program Telkomsel ini, kami para guru di daerah diajarkan untuk jeli memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga mereka siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan pembangunan kompetensi dasar peserta didik.

Menurutnya, AI akan memasuki berbagai lini kehidupan sehingga pemanfaatannya perlu dipelajari dan diterapkan secara tepat, termasuk dalam dunia pendidikan.

Program Terpujilah GURU membekali peserta dengan kemampuan pemanfaatan AI, produktivitas, desain visual, pembuatan video, metode pembelajaran kreatif, hingga pengujian digital.

Para peserta juga menyusun karya akhir berupa materi dan rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Dengan masuknya Merlin Hitalessy dan Tressya Litaay dalam enam peserta terbaik nasional, prestasi tersebut turut membawa nama Maluku dalam program pengembangan kompetensi guru berbasis teknologi dan AI di tingkat nasional.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *