Nasional

Kantah Aru Ikuti Coaching Clinic, Perkuat Akuntabilitas Program Reforma Agraria

4
×

Kantah Aru Ikuti Coaching Clinic, Perkuat Akuntabilitas Program Reforma Agraria

Sebarkan artikel ini
Kantah Aru Coaching Clinic Reforma Agraria

Dobo, Dharapos.com – Jajaran aparatur Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kepulauan Aru, khususnya pada Seksi Penataan dan Pemberdayaan, mengikuti kegiatan Coaching Clinic yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) selama dua hari, 7 – 8 Juli 2026 secara daring.

Giat tersebut sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) dan memastikan penyajian data yang akurat, Pengelolaan dan Pelaporan Data Penataan Akses Reforma Agraria.

Dipusatkan dari Ruang Rapat 301 Ditjen Penataan Agraria di Jakarta, bimbingan teknis ini diikuti satuan kerja (satker) vertikal BPN di seluruh Indonesia, termasuk jajaran dari Bumi Jargaria, Kabupaten Kepulauan  Aru.

Coaching clinic ini dibuka dan diarahkan langsung secara elektronik oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Dr. Sukiptiyah, S.P., M.Si., QCRO., serta mendapatkan pengawasan penuh dari Direktur Jenderal Penataan Agraria selaku pemberi tembusan kebijakan.

Fokus utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam serta penyamaan persepsi mengenai standardisasi sistem pengelolaan dan pelaporan data penataan akses.

Di era transformasi digital saat ini, integrasi yang kuat antara data tekstual (administratif) dan data spasial (pemetaan) mutlak diperlukan untuk menghindari tumpang tindih data dan memastikan validitas program reforma agraria di lapangan.

Kantah Aru Coaching Clinic Reforma Agraria2Melalui penguatan kapasitas ini, Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantah Kepulauan Aru diharapkan mampu menyusun pelaporan yang lebih terstruktur, real-time, dan akuntabel.

Hal ini menjadi penting mengingat karakteristik wilayah Kepulauan Aru yang terdiri dari pulau-pulau, sehingga pemanfaatan sistem informasi geografis dan digitalisasi berkas atau e-arsip menjadi pilar penting dalam monitoring perkembangan program.

Reforma Agraria tidak hanya berhenti pada penataan aset melalui sertipikasi tanah, tetapi harus berlanjut pada penataan akses, yaitu pemberian fasilitasi pendampingan, akses permodalan, serta peningkatan kapasitas usaha bagi masyarakat penerima manfaat tanah.

Dengan pengelolaan data penataan akses yang lebih baik melalui coaching clinic ini, Kantah Kabupaten Kepulauan Aru dapat memetakan potensi klaster usaha masyarakat secara lebih presisi.

Data yang valid akan mempermudah kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi yang tepat sasaran.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Kantah Aru kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh visi Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan pelayanan yang Melayani, Profesional, dan Terpercaya, demi menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru.

(KPA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *