Politik dan Pemerintahan

12 Tahun Tak Difungsikan, Jaringan Air Bersih Kuda Mati Atas Ditargetkan Mengalir Oktober

2
×

12 Tahun Tak Difungsikan, Jaringan Air Bersih Kuda Mati Atas Ditargetkan Mengalir Oktober

Sebarkan artikel ini
IMG 20260923 080935 933 scaled
Perumdam Tirta Yapono

Ambon, Dharapos.com – Kebutuhan air bersih masyarakat di RT 5/RW 6 Kuda Mati Atas, Kota Ambon, mendapat perhatian Perumdam Tirta Yapono bersama DPRD Kota Ambon dan pemerintah daerah.

Hal ini menyusul surat yang disampaikan masyarakat terkait jaringan air bersih yang disebut telah terpasang sejak sekitar tahun 2012/2013, namun hingga kini belum difungsikan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak terkait telah melakukan survei dan pengujian terhadap jaringan yang berada di kawasan tersebut.

“Sesuai dengan surat masuk dari RT 5/RW 6 Kuda Mati Atas ini terkait dengan kebutuhan air bersih. Menurut surat itu mereka mengatakan bahwa sudah ada jaringan terpasang kalau tidak salah 2012/2013. Hanya jaringan itu sampai sekarang tidak difungsikan atau belum difungsikan,” demikian disampaikan dalam peninjauan di lokasi.

Dijelaskan, jaringan tersebut diduga merupakan pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku. Namun, hingga kini belum ada dokumen atau gambar teknis jaringan yang diterima pihak terkait.

“Beberapa hari lalu kita sudah lakukan survei, kita mengetes jaringan. Hanya mungkin saja karena pekerjaan yang dilakukan oleh dinas provinsi menurut laporan tadi belum diserahkan,” ujarnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Ambon untuk memperoleh gambar maupun peta jaringan. Namun, dokumen tersebut juga belum tersedia.

Meski demikian, persoalan administrasi maupun siapa pihak yang membangun jaringan tersebut dinilai tidak boleh menjadi penghambat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini kan kebutuhan masyarakat dan harus kita fungsikan, bukan persoalan siapa yang membangun, tapi bangunan ini untuk apa, yaitu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan jaringan tersebut dapat segera dimanfaatkan, Perumdam Tirta Yapono akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Ambon dan Dinas PU Provinsi Maluku terkait kondisi serta pembangunan jaringan air bersih tersebut.

“Kita harapkan dalam waktu dekat, mungkin bulan Oktober, masyarakat di daerah ini sudah bisa mendapatkan air,” katanya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Ambon dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

“Ini bagian daripada menjawab program Wali Kota terkait dengan akses air bersih yang menjadi program prioritas. Dari satu demi satu titik kita akan selesaikan, sehingga ditargetkan sampai tahun 2030, sesuai harapan Pak Wali Kota, sebagian besar masyarakat kota sudah terpenuhi air bersih sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *