Ambon, Dharapos.com – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon menggelar kegiatan jalan sehat dengan mengusung tema “Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman”, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang juga diisi dengan, senam bersama, pembagian sembako, dan bantuan sosial itu tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan antarwarga dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan etnis.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Boedewin Wattimena mengapresiasi FPK Kota Ambon yang dinilai konsisten menghadirkan program-program yang memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat.
“Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi Forum Pembauran Kebangsaan yang terus berkontribusi menjaga kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga melalui berbagai kegiatan positif,” imbuhnya.
Menurut Wali Kota, keberagaman yang dimiliki Kota Ambon merupakan aset berharga yang harus terus dirawat. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat mendorong kemajuan daerah jika dikelola dengan semangat persaudaraan.
“Ambon tumbuh di atas keberagaman. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama menjaga harmoni agar perbedaan suku, agama, budaya, dan etnis menjadi perekat, bukan pemecah,” terangnya.
Ditegaskannya, FPK memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan kebersamaan antarberbagai paguyuban etnis yang ada di Kota Ambon. Melalui forum tersebut, nilai toleransi dan persaudaraan terus diperkuat.
“Perbedaan tidak mungkin dihilangkan. Yang perlu kita lakukan adalah menjadikannya sebagai energi positif untuk membangun Ambon yang lebih maju dan damai,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya keterlibatan warga dalam mendukung program “Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman.”
Dinilainya, kebersihan lingkungan hanya dapat terwujud apabila menjadi budaya yang dilakukan bersama, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah.
Sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah kota, Pemerintah Kota Ambon juga akan meluncurkan program GERTAK (Gerakan Tanam Gadihu di Lingkungan) pada pertengahan bulan depan. Program tersebut mengajak masyarakat menanam bunga gardenia beraneka warna di berbagai kawasan sebagai langkah penghijauan sekaligus memperindah lingkungan.
Lanjutnya, bunga-bunga dengan warna yang berbeda menjadi simbol kehidupan masyarakat Ambon yang majemuk, namun tetap bersatu dalam semangat orang basudara.
“Keberagaman adalah keindahan. Seperti bunga yang memiliki beragam warna, masyarakat Ambon juga berbeda-beda, tetapi tetap hidup dalam persaudaraan dan saling menguatkan,” tukasnya.
(dp-19)













