Ambon, Dharapos.com – Penjualan kelapa parut di Pasar Mardika Ambon belum menunjukan peningkatan yang berarti. Bahkan terlihat masih banyak tempat yang menjualnya terlihat lengang atau sepi.
Salah satu penjual kelapa pada pasar sentral di ibukota Provinsi Maluku ini, Gio yang ditemui media ini, Senin (16/3/2026) membenarkan itu.
“Pembeli itu pas H-2 Lebaran baru ramai,” akuinya.
Bahkan menurut Gio, menjelang Idul Fitri itu pihaknya bisa menjual hingga 40 karung kelapa.
Di lain sisi, untuk harga penjualannya tergantung produsen menjualnya kepada pedagang.
“Jadi tergantung harga kita ambil dari produsen. Kalau tinggi, maka harganya tinggi dan begitu sebaliknya. Ada yang kita ambil dengan harga Rp3000 dan juga Rp5000. Ini (kelapa) didatangkan dari Seram,” ungkapnya.
Diakui Gio, untuk penjualan tahun lalu memang masih lebih baik dibanding tahun ini.
Ia bahkan mengklaim pembelinya banyak sebelum ada gedung baru pasar ini.
“Kalau tahun lalu, kita berjualan di depan (sebelum ada gedung pasar baru),” tukasnya.
(dp-19)













