Ambon, Dharapos.com – Lantunan qasidah dan pop religi menggema di Ambon Plaza, Sabtu (18/4/2026), saat generasi muda tampil percaya diri dalam audisi seni Islami yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kota Ambon. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru di bidang seni religi.
Peserta dari Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui kategori vokal seperti qasidah modern dan pop religi, sekaligus memperlihatkan perkembangan seni Islami yang semakin diminati di Kota Ambon.
Ketua Umum DPD LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, mengapresiasi dukungan Ambon Plaza yang telah menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berekspresi. Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang ke depannya.
“Ini momentum yang sangat baik. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang ikut membuka ruang bagi pengembangan seni Islami dan potensi anak muda di Kota Ambon,” ujarnya.
Rumadan menegaskan, audisi LASQI hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman, di mana generasi muda membutuhkan ruang positif agar tidak tergerus dampak negatif media sosial.
“Kegiatan seperti ini penting agar anak-anak muda tetap fokus pada hal-hal yang membangun. Ini bukan hanya soal seni, tapi juga pembentukan karakter,” jelasnya.
Meski kali ini difokuskan pada kategori vokal, LASQI berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai cabang seni lainnya, termasuk rebana klasik dan kontemporer, sebagai bagian dari pelestarian budaya Islami.
Lebih jauh, ia menekankan peran LASQI sebagai mitra Pemerintah Kota Ambon dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berkarakter kuat.
“Kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki nilai moral dan akhlak yang baik,” tegasnya.
Kepada dewan juri, Rumadan mengingatkan pentingnya menjaga objektivitas dalam penilaian. Sementara kepada peserta, ia berpesan agar menjadikan audisi ini sebagai pengalaman berharga.
“Berani tampil itu sudah langkah besar. Soal lolos atau tidak, itu bagian dari proses. Kesempatan akan selalu ada,” katanya memberi semangat.
Audisi tingkat kecamatan ini akan berlangsung hingga 19 April 2026 untuk wilayah Sirimau dan Nusaniwe, sebelum berlanjut ke Kecamatan Baguala dan Teluk Ambon pada Juni mendatang.
Para peserta terbaik nantinya akan melaju ke festival tingkat kota yang digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Ambon. Menariknya, LASQI juga membuka kategori khusus bagi ibu-ibu pengajian dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.
Selain itu, LASQI juga merancang kegiatan berselawat sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Ambon, guna memperkuat syiar Islam melalui seni.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, mengatakan kegiatan audisi LASQI menjadi langkah positif dalam membina generasi muda agar tidak hanya berkembang dari sisi bakat, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
“Pemerintah Kota Ambon tentu mendukung kegiatan seperti ini, karena mampu menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkarya secara positif sekaligus memperkuat akhlak di tengah tantangan era digital,” ujarnya.
Dengan rangkaian program tersebut, LASQI Kota Ambon terus menegaskan perannya sebagai wadah strategis dalam melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berakhlak mulia.
(dp-53)













