Ambon, Dharapos.com – Audisi LASQI Kota Ambon tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala resmi dimulai. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Negeri Laha, Sabtu (30/5/2026), ini diikuti oleh 151 peserta dari berbagai wilayah di Kota Ambon.
Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kota Ambon, Abas Rumadan, menegaskan bahwa pelaksanaan audisi generasi muda merupakan langkah strategis untuk menjaring sekaligus membina potensi anak-anak muda yang tersebar di berbagai wilayah Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Abas mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana penuh kebersamaan.
“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan nikmat-Nya, terutama nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga kita dapat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan audisi dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Menurut Abas, kegiatan audisi merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Ambon yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan. Sebelumnya, audisi telah digelar di Kecamatan Nusaniwe dan Sirimau, sebelum dilanjutkan di Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala.
“Tujuan pelaksanaan audisi ini bukan hanya untuk mencari bibit-bibit unggul dan talenta terbaik dari anak-anak muda Kota Ambon, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Ia mengaku bangga melihat tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Waiheru, Lateri, Poka, dan daerah lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang datang dari berbagai wilayah untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik yang dimiliki,” ungkapnya.
Abas juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan kemampuan mereka, baik yang nantinya lolos maupun yang belum berhasil pada tahapan audisi kali ini.

“Bagi yang nantinya dinyatakan lolos, persiapkan diri dengan lebih baik untuk mengikuti kompetisi di tingkat Kota Ambon. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” pesannya.
Selain itu, ia meminta dewan juri menjalankan tugas secara profesional dan objektif guna menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili kecamatan masing-masing pada tahap berikutnya.
Di akhir sambutannya, Abas menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Pokja, pemerintah negeri, dewan juri, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan audisi tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan generasi muda berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat regional maupun nasional,” tutupnya.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda yang tidak hanya memiliki bakat dan prestasi, tetapi juga karakter serta akhlak yang baik.
Menurutnya, pelaksanaan audisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan merupakan inovasi yang patut diapresiasi karena memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Melalui pelaksanaan audisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kita memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dan generasi muda di seluruh wilayah Kota Ambon untuk menampilkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” kata Wattimena.
Ia menjelaskan, mekanisme seleksi dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota akan memastikan potensi-potensi terbaik dari desa, negeri, dan kelurahan dapat terjaring secara maksimal untuk kemudian mewakili Kota Ambon di tingkat provinsi.
Bodewin menilai langkah tersebut merupakan terobosan yang membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkompetisi secara sehat. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Kota Ambon di berbagai ajang.
Namun demikian, Wali Kota menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini tidak hanya mencari juara atau talenta di bidang seni, melainkan juga menjadi sarana pembinaan mental, karakter, dan spiritualitas generasi muda.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, spiritualitas yang kuat, karakter yang positif, serta akhlak yang mulia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadikan audisi sebagai proses pembelajaran dan pengembangan diri.
“Jangan hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi jadikan proses ini sebagai sarana belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan diri,” pesannya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjut Bodewin, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi muda, baik dalam bidang pendidikan, kreativitas, maupun pembinaan keagamaan.
Melalui kegiatan ini, LASQI Kota Ambon berharap dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, kreatif, berkarakter, dan siap menjadi duta daerah dalam berbagai ajang kompetisi di tingkat regional maupun nasional.
(dp-53)













