Ambon, Dharapos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bergerak cepat melakukan penanganan terhadap warga di Desa Lisabata dan Patahuwe, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pasca insiden bentrok dua wilayah tersebut.
Kepala Dinas Sosial Maluku Affandi Hasanusi atas arahan Gubernur Hendrik Lewerissa, bersama Tagana, Pelopor Perdamaian, Karang Taruna, serta Dinas Sosial SBB meninjau lokasi pengungsian pada Sabtu (12/9/2026).
Kondisi di kedua desa terlibat konflik dilaporkan aman dan terkendali.
Selanjutnya, Pemprov Maluku menyalurkan bantuan melalui camat dan kepala desa untuk dibagikan kepada warga. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap tenang, menahan diri, dan menyerahkan proses hukum kepada aparat keamanan.
Respon cepat tersebut langsung diapresiasi DPRD Maluku.
Anggota DPRD Maluku Julius M. Rutasouw mengapresiasi keterlibatan langsung Pemprov dalam membantu warga terdampak.
“Rumah warga yang terbakar akan diupayakan dibangun kembali melalui gotong royong dengan melibatkan pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat,” sambungnya kepada media ini, Minggu (13/9/2026).
Sementara itu, korban luka tembak dari Lisabata telah dirujuk ke RSUP Leimena Ambon. Keluarga korban difasilitasi di Rumah Singgah Dinas Sosial Maluku di Passo. Seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemprov Maluku.
Ia mengajak masyarakat Patahuwe dan Lisabata menjaga keamanan, persaudaraan, dan ketenangan agar situasi segera pulih serta aktivitas warga kembali normal.
(dp-16)














