Politik dan Pemerintahan

Sekkot Harus Seirama dengan Bodewin–Ely, DPRD Ambon Tekankan Energi, Integritas dan Kecepatan Kerja

7
×

Sekkot Harus Seirama dengan Bodewin–Ely, DPRD Ambon Tekankan Energi, Integritas dan Kecepatan Kerja

Sebarkan artikel ini
IMG 20260303 185817 7 scaled
0-0x0-0-0-{}-0-0#

Ambon, Dharapos.com – Dinamika kerja Pemerintah Kota Ambon yang bergerak cepat di bawah kepemimpinan Wali Kota Bodewin Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta dinilai membutuhkan figur Sekretaris Kota (Sekkot) definitif yang tidak kalah gesit.

Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, menegaskan bahwa Sekkot ke depan harus menjadi “juru tulis” sekaligus motor penggerak birokrasi yang enerjik, responsif dan memiliki integritas kuat.

“Pak Wali dan Ibu Wawali punya irama kerja yang cepat. Karena itu, Sekkot definitif nanti harus sosok yang mampu mengimbangi, bahkan mempercepat orkestrasi birokrasi. Harus enerjik, responsif dan punya kapasitas manajerial yang mumpuni,” tegas Morits kepada Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, posisi Sekkot bukan sekadar jabatan administratif. Peran tersebut sangat strategis karena menjadi penghubung antara kepala daerah dan seluruh perangkat daerah, sekaligus memastikan setiap kebijakan berjalan efektif hingga ke level teknis.

Di tengah tantangan pemerintahan yang semakin kompleks mulai dari percepatan pelayanan publik, peningkatan disiplin dan kinerja ASN, hingga pengelolaan anggaran yang efektif serta transparan dibutuhkan figur yang memiliki semangat kerja tinggi dan kemampuan koordinasi yang solid.

Morits mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Pemkot Ambon telah menyurat ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait tahapan seleksi dan saat ini tengah menunggu keputusan Menteri Dalam Negeri untuk pembentukan tim asesor dari pusat.

“Prosesnya sudah berjalan sesuai mekanisme. Kita berharap keputusan Mendagri segera keluar agar tahapan berikutnya bisa dipercepat dan Ambon segera memiliki Sekkot definitif,” ujarnya.

Sebagai politisi Partai NasDem, Morits mengaku optimistis seluruh tahapan seleksi dapat dilewati dengan baik di bawah kendali kepemimpinan Bodewin–Ely. Namun ia menegaskan, objektivitas dan kepatuhan pada aturan harus menjadi fondasi utama.

“Soal hak prerogatif memang ada pada kepala daerah. Tapi mekanisme dan regulasi tetap harus dijalankan secara baik. DPRD mendukung proses yang transparan, objektif dan sesuai ketentuan, sehingga yang terpilih benar-benar profesional dan mampu membawa birokrasi Ambon semakin maju,” tandasnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *