Utama

Polres Aru Mulai Gelar Ops Ketupat Salawaku 2026: Siap Amankan Mudik-Lebaran 1447 H

31
×

Polres Aru Mulai Gelar Ops Ketupat Salawaku 2026: Siap Amankan Mudik-Lebaran 1447 H

Sebarkan artikel ini
Polres Aru Apel Gelar Pasukan Idulfitri 1447H

Dobo, Dharapos.com – Polres Kepulauan Aru menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2026 di Lapangan Mapolres setempat, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku,  Kamis (12/3/2026) pukul 16.00 WIT.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Bupati Timotius Kaidel, Kapolres Aru AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H.B., Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Prasetyo Agus Hariadi, S.E., M.Tr. Opsla, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Bakri Renhoat, Ketua DPRD Aru  Fenny Selvana Looy, Kajari Kepulauan Aru Dr. Ananda, S.H., M.H., Danki Brimob Ki 2 Yon C Pelopor Dobo Iptu Jakobis C. Kalahatu, S.H., serta Danpos AU Letda Lek Surya Darmawan.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri para perwira Polres Kepulauan Aru, Kepala BPBD Aru, Kepala Dinas Perhubungan Aru, serta sekitar 30 tamu undangan lainnya.

Dalam apel tersebut, Bupati Timotius Kaidel membacakan amanat Kapolri yang menekankan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Polres Aru Apel Gelar Pasukan Idulfitri 1447H 2Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen sinergitas lintas sektor dalam memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolri juga menyinggung dinamika situasi global yang saat ini mengalami eskalasi, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kondisi ekonomi dunia, termasuk fluktuasi harga minyak global. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional jika tidak diantisipasi dengan baik.

Meski demikian, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis melalui diplomasi internasional serta kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional, termasuk memastikan ketersediaan energi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Menjelang Idul Fitri 1447 H, diperkirakan akan terjadi pergerakan masyarakat dalam jumlah besar. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi mobilitas masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Polres Aru Apel Gelar Pasukan Idulfitri 1447H 3Dalam operasi tersebut, disiapkan sebanyak 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos ini akan menjadi pusat pelayanan dan informasi bagi masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Kapolri juga menginstruksikan seluruh personel agar aktif mensosialisasikan kebijakan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026, termasuk pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow, hingga kebijakan ganjil-genap di sejumlah jalur.

Di sisi lain, aparat juga diminta untuk memantau ketersediaan bahan pokok penting serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga di masyarakat.

Pelaksanaan operasi juga harus didukung strategi komunikasi publik yang efektif, termasuk optimalisasi layanan Kepolisian 110 agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi maupun melaporkan situasi darurat selama periode mudik Lebaran.

Kapolri dalam amanatnya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pengamanan gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka, serta berbagai mitra kamtibmas lainnya yang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2026 di Polres Kepulauan Aru berakhir pada pukul 17.20 WIT dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *