Ambon, Dharapos.com – Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kota Ambon, Lisa Wattimena, melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi posyandu, Senin (20/4/2026), sebagai bagian dari upaya monitoring dan evaluasi kinerja pelayanan di tingkat kelurahan.
Dua titik yang ditinjau yakni Posyandu Durian di kawasan Soya, tepatnya di pertigaan Kayu Tiga, Kayu Putih, serta Posyandu Kenari yang berlokasi di Perigi Lima. Dalam kunjungan tersebut, Lisa turut berinteraksi langsung dengan para kader serta masyarakat yang datang mendapatkan layanan kesehatan.
Ia menegaskan, posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia. “Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kesehatan ibu dan anak tetap terjaga. Oleh karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Lisa, kunjungan ini tidak hanya untuk melihat langsung proses pelayanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. “Kami ingin memastikan seluruh kegiatan berjalan optimal, sekaligus memberi semangat kepada para kader agar tetap konsisten dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kader posyandu, tenaga kesehatan, serta pemerintah setempat dalam mendukung keberlangsungan program kesehatan. Sinergi yang kuat dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Selain itu, Lisa mendorong penguatan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di setiap posyandu. Menurutnya, SPM menjadi acuan penting dalam memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan maksimal, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
“Kami berharap seluruh pihak dapat memperkuat kolaborasi dan komitmen dalam menjalankan enam SPM ini, sehingga posyandu benar-benar menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan peninjauan ini diharapkan menjadi langkah evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan posyandu ke depan, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung kesehatan masyarakat di Kota Ambon.
(dp-53)













